Lalu Lintas Kawasan Kota Rantauprapat Semraut, Anggota DPRD Labuhanbatu Arsad : Pemkab Diminta Segera Ajukan Ranperda

/ Jumat, 01 November 2019 / 15.22.00 WIB
Kondisi Inti Kota Rantauprapat - Labuhanbatu Di Simpang Sigambal. POSKOTA/LARUS

RANTAUPRAPAT – POSKOTASUMATERA.COM - Pemkab Labuhanbatu hingga saat ini belum memiliki solusi mengatasi Kesemrautan Lalu Lintas di Kota Rantauprapat yang merupakan Ibu Kota Kabupaten Labuhanbatu.

Bahkan hingga saat ini, sejak diterbitkannya Keputusan Bupati Nomor : 551.11/33/HUBKI/2012 Tentang Kawasan Tertib Lalu Lintas Di Kabupaten Labuhanbatu, Dinas Perhubungan (Dishub) tak kunjung mengajukan Peraturan Daerah (Perda) kepada Bupati untuk diajukan ke DPRD.

Tak pelak, harapan terbebasnya Kawasan Tertib Lalu Lintas di Ibu Kota Negeri Ika Bina Enpabolo ini dari hilir mudiknya Angkutan Umum Roda 6 ke atas pada Pukul 06.00 hingga 18.00 WIB tidak dapat diwujudkan. 

Pasalnya, Undang - Undang Lalu Lintas secara tegas memerintahkan pembentukan Perda untuk menetapkan ketentuan mengenai Pemasangan Perlengkapan Jalan pada Jalan lingkungan tertentu.

“Undang - Undang Lalu Lintas secara tegas memerintahkan Pembentukan Perda menetapkan ketentuan mengenai Pemasangan Perlengkapan Jalan pada Jalan lingkungan tertentu. Hal wajar petugas Polisi Lalu Lantas tidak dapat menindak Sopir Angkutan Umum memasuki kawasan Kota pada Pukul 6 Pagi hingga 6 Sore", kata  Nasir Wadiansan Harahap SH kepada POSKOTASUMATERA.COM, Jumat (01/11/2019).

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Labuhanbatu M Arshyad Rangkuti dimintai tanggapannya Via Seluler menghimbau Bupati Labuhanbatu H Andi Suhaimi Dalimunthe ST MT agar segera mengajukan Perda Kawasan Tertib Lalu Lintas. Menurutnya, hal tersebut demi memberi kepastian hukum dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas.

“Demi kepastian hukum, Kita himbau Pemkab segara mengajukan Perdanya sebagaimana diperintahkan Undang - Undang. Kalau Peraturan Bupati, itu tidak mengikat masyarakat ataupun lembaga lain", kata Arshyad Rangkuti.

Kadishub Pemkab Labuhanbatu Tuahta Saragih yang dikonfirmasi terkait Kesemrautan Lalu Lintas di Inti Kota Rantauprapat yang dimasuki Angkutan Umum Roda 6 ke atas pada Jam kepadatan aktifitas masyarakat mengaku, belum memiliki Perda. 

Ia menyebutkan, akan mengajukan Rancangan Peraturan Bupati agar lebih cepat dan praktis.
 
“Belum ada Perda. Inilah akan Kita ajukan Ranperbup. Kalau Perda, lama prosesnya", kata Tuahta Saragi kemarin di Lapangan Ika Bina.

Rencana Kadishub yang akan mengajukan Ranerbup merupakan kebijakan yang tidak berpedoman pada hukum yang lebih tinggi. Sebagaimana diketahui, sesuai Pasal 27 Ayat (2) Undang - Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan diperintahkan pembentukan Perda untuk menetapkan ketentuan mengenai Pemasangan Perlengkapan Jalan pada Jalan lingkungan tertentu. (PS/LARUS)
Komentar Anda

Terkini: