Dugaan Pelecehan Lambang Negara,Grand Singgie Hotel Dilaporkan Ke Polisi

/ Selasa, 30 Juni 2020 / 16.42.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM-TANJUNGBALAI
Ormas Laskar Merah Putih (LMP)Kota Tanjungbalai layangkan surat laporan ke Mapolres Kota Tanjungbalai terkait dengan bendera Kuyak Robek dan kusam berkibar di Grand Singgie Hotel di Jalan Cokroaminoto Kota Tanjungbalai. 

Kepada Poskota, Sekjend Laskar Merah Putih Raja erwin SH bersama Ketua GM PEKAT IB Kota Tanjungbalai, Mahmuddin SP telah resmi melaporkan dugaan pelecehan lambang negara tersebut ke Unit Reskrim.Selasa,(30/6/20).

Menurutnya,bahwa Mengibarkarkan bendera kebangsaan itu tidak sembarangan. Sebab, sudah ada perundang-undangan yang mengaturnya. Yakni Undang-undang RI Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, Lambang Negara, dan Lagu Kebangsaan. Ucap Sekjen LMP, Raja Erwin SH.

Ancaman pidana itu diatur dalam Pasal 24 huruf c yang isinya mengibarkan Bendera Negara yang rusak, robek, luntur, kusut, atau kusam dengan ketentuan pidana Pasal 67 huruf b. Isinya, apabila dengan sengaja mengibarkan bendera negara yang rusak, robek, luntur, kusut, atau kusam sebagaimana dimaksud dalam Pasal 24 huruf c, maka dapat dipidana penjara paling lama 1 tahun atau denda paling banyak Rp 100 juta. Kata Raja Erwin SH.

"Jiwa kami terpanggil,jika ada lambang Negara Kesatuan Republik Indonesia NKRI masih ada yang berani layas dan dinilai tidak menghargai perjuangan para pahlawan kita  terhadap lambang negara,untuk itu kami minta polisi harus mengusut tuntas,"sebut Raja Erwin SH 

Hal yang sama juga disampaikan dari Ketua Generasi Muda Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (GM PEKAT IB)Kota Tanjungbalai, Mahmuddin SP sangat menyayangkan sikap dari pemilik perusahaan Grand Singgie Hotel yang merupakan salah satu hotel mewah di Tanjungbalai dengan adanya bendera berkibar di tempatnya Bendera Merah putih itu dalam keadaan sudah tidak layak,rusak Kuyak dan kusam.

Untuk itu kami meminta pihak kepolisian polres setempat yakni,Polres Tanjungbalai melakukan proses penyelidikan dan penyidikan dengan hal laporan yang kami layang kan tersebut dengan adanya dugaan pelecehan lambang Negara Kesatuan Republik Indonesia NKRI. 

"Usut dan tuntaskan hingga pemilik pengusaha dapat diperiksa sesuai pertanggung jawaban dan PerUndang undangan yang berlaku terhadap adanya bendera berkibar di perusahaan nya (Grand Singgie Hotel) yang sudah tidak layak,rusak,"ucap Mahmuddin SP yang merupakan mantan Alumni Fakultas UMSU.

Amatan tim Poskota,laporan resmi  yang dilayangkan dari Ormas Laskar Merah Putih (LMP) Kota Tanjungbalai tersebut telah diterima pihak  Unit Reskrim Polres Tanjungbalai.

"Ya,akan kita sampaikan ke pimpinan nantinya,"kata petugas unit Reskrim (PS/SAUFI)






Komentar Anda

Terkini: