Cekcok Mulut Akibat Penggelapan Narkotika Jenis Shabu Milik WADIS,Berujung Penganiayaan

/ Kamis, 02 Juli 2020 / 19.31.00 WIB

*Wadis Masih DPO Polres Tanjungbalai

POSKOTASUMATERA.COM-TANJUNGBALAI
Petugas Satuan Reskrim Polres Tanjungbalai berhasil mengamankan 4 orang pelaku penyekapan dan penganiayaan berat terhadap Evin Edward Sitorus (47), warga Jalan Nelayan, Kelurahan Selat Lancang.

Pelaku  ditangkap pada Rabu (1/7/2020) berdasarkan laporan Afniyanti Panjaitan (37), Jalan Nelayan,Kota Tanjungbalai.

Diantaranya H. Muhammad Ikbal Batubara Alias Kibal (HK),(42) warga  Jalan HM. Nur Gang. Suka Damai Kelurahan Pahang Kecamatan Datuk Bandar Kota Tanjungbalai,Abral Nasution Alias Abal (AN), (37) warga  Jalan. Burhanuddin LK V Kelurahan Perjuangan Kecamatan Teluk Nibung Kota Tanjungbalai,Khairuddin Alias Udin (KH),(44)warga , Jalan T Angkash Kelurahan  pasar Kecamatan Tapak Tuan Kabupaten Aceh Selatan,Tengku Syahrul Alias Syahrul (TS),(37) warga Kota Aceh Timur.

Kapolres Tanjung Balai AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH melalui Waka Polres Kompol Jumanto, Kamis (2/7/2020) mengatakan, bahwa berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/145/VI/2020/SU/ Res T. Balai, tanggal 24 Juni 2020.

Menurutnya,kejadian berawal antara kelima pelaku cekcok mulut dengan korban Evin pada Selasa (23/6/2020) di lokasi rumah Wadis(WD), Jalan Pandan, Kota Tanjungbalai.


Awalnya sekira pukul 17.00 wib pelaku HAJI KIBAL (HK) mengajak korban dari rumahnya ke ladang milik pelaku WADIS (WD) belum tertangkap yang beralamatkan Jalan Pandan LK III Kelurahan Selat Tanjung Medan Kecamatan Datuk Bandar Timur,Kota Tanjungbalai, yang direncanakan akan menyelesaikan permasalahan antara korban dengan tersangka WADIS (WD) (belum tertangkap) yaitu penggelapan narkotika jenis shabu milik WADIS yang dilakukan oleh korban. 

Jadi sesampainya diladang milik pelaku WADIS, korban dan pelaku WADIS saling adu mulut antara korban dengan pelaku WADIS dan pelaku ABAL, HAJI KIBAL, KHAIRUDDIN Alias UDIN, TENGKU SYAHRUL Alias SYAHRUL kemudian pelaku WADIS dan ABAL langsung memukuli korban dengan menggunakan tangan kosong ke arah wajah dan kepala secara berkali kali yang menyebabkan luka pada kepala bagian atas dan belakang serta wajah yang pada luka tersebut mengeluarkan darah,kemudian teman WADIS yang berada di ladang tersebut ikut serta melakukan pemukulan terhadap korban secara beramai ramai. Kata Wakapolres,Kompol Jumanto didampingi Kasatreskrim,AKP Rapi Pinakri Saat Konferensi Pers.

"Setelah pelaku ABAL memukuli korban, maka tersangka TENGKU melakban kedua tangan kebelakang dengan menggunakan lakban berwarna cokelat dan menutup mata dengan menggunakan lakban berwarna cokelat dengan tujuan agar korban tidak dapat melarikan diri, selanjutnya para pelaku memasukkan korban ke dalam mobil Nissan X Trail warna silver milik pelaku ABAL dan pelaku KHAIRUDDIN Alias UDIN sebelum naik kedalam mobil X Trail tersebut mengambil 1 (satu) buah paving blok dan membawanya masuk kedalam mobil tersebut dengan maksud jika korban tidak mengakui benar ada mengambil / menggelapkan narkotika milik WADIS maka KHAIRUDDIN Alias UDIN menggunakan 1 (satu) buah paving blok tersebut untuk memukulkan ke korban.

Selanjutnya para pelaku korban menuju arah simpang kawat, dan didalam perjalanan para tersangka memukuli korban sampai ketika di Jalinsum tepatnya didepan rumah makan STATUS QUO Kecamatan Pulau Raja mobil yang dikenadarai oleh para pelaku menabrak mobil ambulance dari arah belakang, kemudian mobil yang digunakan oleh para pelaku dam ambulance berhenti, dan saat bersamaan juga ada mobil Patroli Polsek Pulau Raja, melihat ada kesempatan maka korban langsung berteriak meminta tolong, dan Petugas Polsek Pulau Raja tersebut langsung mendatangi mobil para itu serta mengamankan korban, para pelaku dan mobil yang digunakan mereka.
Adapun barangbukti diamankan beruapa,1 (satu) bilah senjata tajam jenis pisau bergagang kayu panjang besi 9 cm lebar besi 1 cm,1 (satu) buah Paving Blok, 1 (satu) utas lakban warna cokelat yang ada bercak darah, 1 (satu) potong kaos lengan pendek warna putih merk HUGO,1 (satu) potong kaos lengan pendek warna hitam merk HURLEY, 1 (satu) potong kaos singlet warna hitam merk GRL,dan 1 (satu) potong kaos singlet warna putih merk CROCODILE.


Motif masih didalami sehubungan dengan Korban belum Sadarkan diri, namun dari keterangan pelaku adalah unsur sakit hati.

"Hubungan antara pelaku dengan korban adalah kawan dan sudah saling kenal,"sebut Wakapolres,Kompol Jumanto Kepada wartawan.

Untuk para pelaku dan barang bukti sudah dibawa ke Mapolres Tanjungbalai dan dikenakkan pasal yang di Persangkakan
Pasal 338 Jo Pasal 53 Subs Pasal 170 Ayat (2) ke 2o Subs Pasal 351 ayat (2) dan pasal 333 ayat (2) KUHP Pidana. (PS/SAUFI)


Komentar Anda

Terkini: