Ketua Gugus Tugas Covid-19 Tanjungbalai Dilaporkan Ke Poldasu Dan Kejatisu

/ Jumat, 10 Juli 2020 / 15.13.00 WIB

WAHAPI DAN KOMPAK Saat Menyerahkan Laporan Dugaan Penyimpangan Anggaran Bansos Covid-19 Kota Tanjungbalai Ke Poldasu(POSKOTA/SAUFI)


POSKOTASUMATERA.COM-MEDAN
Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Tanjungbalai,H.M.Syahrial SH MH dilaporkan dua lembaga aktivis Pemuda yang mengatasnamakan WAHAPI (Wahana Anak Pinggiran Indonesia)dan KOMPAK (Komite Mahasiswa Pemuda Peduli Kota) ke Poldasu dan Kejatisu terkait dugaan penyimpangan korupsi angaran percepatan penangan COVID-19.
Kepada Poskota,Ketua Wahapi Andrian Sulin SH mengatakan bahwa laporan sudah kami berikan kepada Diskrimsus Poldasu serta Kejatisu Sumatera Utara.Kamis,(9/7/20).
"Kami,Wahapi dan Kompak sudah menyampaikan berkas laporan lengkap dengan bukti-bukti dugaan penyimpangan pengunaan angaran penanganan COVID-19 Tanjungbalai. ucap Ketua Wahapi, Andrian Sulin ,SH 
Sulin menjelaskan, laporan yang disampaikan ke Kapolda dan Kejati Sumatera Utara itu adalah realisasi anggaran untuk pengadaan 33.973 paket bantuan sosial mencapai Rp5 Miliar yang disediakan Perum Bulog Subdrive Kisaran.
Dalam pengadaan 33.973 paket bahan pangan berupa beras, minyak goreng dan telur itu diduga kuat terjadi kenaikan harga diatas harga pasar yang merugikan keuangan negara/daerah. 

Serta juga melaporkan program pemulangan PMI sebanyak 434 orang TKI/PMI warga Tanjungbalai dari Malaysia dengan alokasi mencapai Rp660 juta ada indikasi dugaan pemalsuan data, pungutan liar (pungli) dan penyalahgunaan wewenang.
“Dalam kedua program tersebut dinilai ada penyalahagunaan wewenang dan jabatan serta tindak pidana. Maka yang dilaporkan adalah Ketua Gugus Tugas COVID-19 Tanjungbalai,Yakni Walikota Tanjungbalai,H.M.Syahrial SH MH dan  Kepala Bulog Subdrive Kisaran, Kadis Sosial serta Plt Kadis Ketenagakerjaan Kota Tanjungbalai,” tegas Sulin.
Sulin dan Ramadhan yang menamakan koalisinya Tim Gugus Pencegahan Korupsi Dana COVID-19 Tanjungbalai berharap, laporan pihaknya segera dipelajari dan ditindaklanjuti serta dapat di Usut Tuntas oleh Kapolda dan Kajati Sumatera Utara.
“Apabila Kapolda dan Kajati ingin melakukan gelar perkara terhadap laporan tersebut, kami Wahapi dan Kompak siap untuk mempersentasekan,” ujar keduanya Aktivis Pemuda itu.
Saat itu juga ,Wahapi dan Kompak menyerahkan laporan tersebut kepada Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia BPKP-RI Perwakilan Sumatera Utara. 
Humas BPKP Sumatera Utara,Haryanto ditemui diruang kerja nya langsung menerima hasil laporan orang Abang ini.
"Kami dari BPKP juga memperioritaskan untuk melakukan Audit khusus anggaran Bantuan Sosial (Bansos) Covid-19 di daerah,"kata Haryanto.
Untuk memproses nya kami dari BPKP akan melakukan pertahap dan belum bisa menyebutkan kapan waktu nya. Ujar Haryanto ,Humas BPKP Provinsi Sumatera Utara.
Sementara itu,Ketua Gugus Tugas Covid-19 Tanjungbalai,H.M.Syahrial SH MH belum dapat diKonfirmasi.(PS/SAUFI)
Komentar Anda

Terkini: