Pelaksanaa Program Kegiatan Tahun 2020 dan Penegasan Pada Tahun 2021

/ Kamis, 28 Januari 2021 / 06.02.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM-DAIRI – Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu menghadiri Rapat Evaluasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan Tahun 2020 dan Penegasan Tahun 2021, di Balai Budaya Sidikalang, Rabu (27/1/2021).

Mengawali arahannya, Bupati Eddy Berutu mengingatkan tren nasional angka kasus pasien terkonfirmasi covid-19 saat ini semakin meningkat. Hal ini dinilai merupakan dampak dari berkurangnya kedisiplinan protokol kesehatan (Prokes) saat akhir tahun lalu hingga awal tahun 2021.

Terkait hal tersebut, Eddy meminta seluruh aparat Pemkab Dairi harus menindaklanjuti hal tersebut, dengan berbagai cara termasuk operasi yustisi agar tren peningkatan paparan covid 19 bisa ditekan.

Eddy juga mengatakan tujuan Rapat Evaluasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan Tahun 2020 dan Penegasan Tahun 2021 ini adalah untuk mengukur sejauh mana kemampuan melakukan semua yang tercantum dalam RPJMD.

“RPJMD sebagai patokan kita dalam menjalankan program, RPJMD merupakan dokumen yang berisi visi misi dan perencanaan. Mampukah kita mengoperasionalkan dan melaksanakan program tersebut. Itulah tujuan kita bertemu hari ini,” tegas Eddy.

Eddy juga menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pengawasan APIP yang melakukan review dokumen perencanaan, “Kita mendapat informasi ada beberapa hal yang menjadi catatan untuk mencapai target pencapaian program. Pencapaian sulit dicapai disebabkan sinkronisasi antara perencanaan belumlah sepenuhnya sesuai dengan prioritas dan sasaran pembangunan yang dijabarkan dalam RPJMD 2019-2024,” sebut Eddy.

Eddy mengatakan ada pertentangan antara prioritas dan sasaran dalam dokumen perencanaan yang hirarki kedudukannya lebih rendah dengan dokumen perencanaan yang lebih tinggi.

“Kita sering tergopoh-gopoh dalam mengikuti program-program dari pusat. Berdasarkan evaluasi tahun 2020, sinkronisasi antar perencanaan belum sepenuhnya sesuai dengan sasaran pembangunan di RPJMD. Perencanaan tidak boleh copy paste. Gagal dalam perencanaan berarti kita merencanakan kegagalan, itu tidak boleh,” sebut Eddy.

Di akhir arahannya  menyebutkan, dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) akibat pandemi covid-19, fokus pembangunan diarahkan pada pemulihan industri pariwisata dan investasi, reformasi sistem kesehatan nasional, reformasi sistem perlindungan sosial, dan reformasi sistem ketahanan bencana, fokus ini harus tergambar secara konkret dalam dokumen perencanaan.

Terkait hal tersebut, ditegaskan terutama kepada Kepala BAPPEDA, dan seluruh OPD bahwa dalam melaksanakan program kegiatan berikutnya supaya tetap berpedoman pada visi dan misi Pemkab Dairi sebagaimana yang dituangkan dalam RPJMD 2019-2024 sehingga pada tahap ke-5 di akhir masa RPJMD seluruh prioritas dapat tercapai dan hasilnya dapat diukur serta paling penting bermanfaat bagi masyarakat.

“Pembangunan harus tetap jalan walau di tengah fiskal yang sangat sempit. Jadi perlu keseriusan dan kerja ekstra. Dalam kondisi yang berat pun, target kita harus bisa tercapai. Bekerjalah dengan penuh inisiatif bukan normative,” perintah Eddy. (PS/K.TUMANGGER).

 

 

Komentar Anda

Terkini: