PILKADA ACEH 2022 : Wali Nanggroe Segera Jumpai Mendagri dan Presiden

/ Senin, 29 Maret 2021 / 11.06.00 WIB

Wali Nanggroe Aceh, Malik Mahmud Al-Haytar

POSKOTASUMATERA.COM|ACEH TENGAH - Wali Nanggroe Aceh, Malik Mahmud Al-Haytar berencana akan menemui Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memastikan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Aceh dapat berlangsung di tahun 2022. Perihal tersebut disampaikan oleh Malik Mahmud dalam kegiatan Pelantikan DPW PA Aceh Tengah, sekaligus pembukaan Rapat Kerja Partai Aceh Tahun 2021, Minggu (28/3/2021) di Gedung Olah Seni (GOS) Aceh Tengah. 


"Saat ini kita sedang menunggu jadwal untuk bertemu dengan pak Tito Karnavian dan bapak Presiden Jokowi," ujar Malik Mahmud. Pertemuan itu sebagai upaya untuk memastikan pelaksanaan Pilkada Aceh akan berlangsung pada tahun 2022. Menurut Malik Mahmud, terserah jika pemerintah pusat ingin melaksanakan pemilihan kepala daerah serentak di daerah lain. Namun di Aceh, pemilihan harus dilaksanakan pada tahun 2022. "Aceh memiliki hak untuk menggelar Pilkada 5 tahun sekali, seperti yang telah diatur dalam UUPA dan pemerintah pusat harus menghormati itu," ungkap Malik Mahmud disambut tepuk tangan.

 Malik Mahmud juga mengajak seluruh pimpinan partai politik di Aceh, baik partai nasional maupun partai lokal beserta masyarakat Aceh untuk mendukung rencana Pilkada di tahun 2022 tersebut. "Kami juga mengajak seluruh pimpinan partai politik di Aceh, baik partai nasional maupun partai lokal beserta masyarakat untuk mendukung rencana pelaksanaan Pilkada di Tahun 2022," ujar Malik Mahmud.

 Dalam kegiatan itu, Malik Mahmud juga mendeklarasikan Muzakir Manaf sebagai calon Gubernur Aceh di masa yang akan datang dan mempersilahkan Muzakir untuk memilih sosok calon wakil gubernurnya dari internal Partai Aceh sendiri. "Ada politisi, para Bupati dan Wakil Bupati dari Partai Aceh yang layak dipertimbangkan untuk mengisi posisi calon Wakil Gubernur Aceh. Ibarat memilih jodoh, Mualem kami persilahkan memilih siapa yang dianggap cocok," kata Malik Mahmud. (PS|DA)
Komentar Anda

Terkini: