Anak Tokoh Pemrakarsa Pemekaran Memimpin Pakpak Bharat,Tentu Harapan Masyarakat Lebih Baik Lagi Dari Hari Sebelumnya

/ Selasa, 27 Juli 2021 / 22.45.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM – PAKPAK BHARAT – Saat ini memimpin Kabupaten Pakpak Bharat adalah Franc Bernhard Tumanggor sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pakpak Bharat,H.Dr.Mutsyuhito Solin,M.Pd yang dilantik Gubsu Eddy Rahmayadi pada tanggal 26 Pebruari 2021 lalu di Kantor Gubernur Sumatera Utara.

Anak tokoh pemerakarsa pemekaran yaitu anak bapak M.P.Tumanggor yaitu Franc Bernhard Tumanggor memimpin Pakpak Bharat saat ini,”Tentu harapan masyrakat lebih baik lagi dari hari-hari sebelumnya”. Hal itu diampaikan Sekretaris Pemekaran pada susunan kepengurusan Komite Pemekaran Kabupaten Dairi (KPKD) yaitu bapak Koting Tumangger,Selasa (27/07/2021).

Pemerintahan sebelumnya memang sudah membuat terobosan baru untuk membangun Kabupaten Pakpak Bharat,tapi kesannya tidak seperti yang diharapkan masyarakat,terlebih para tokoh pemekaran yang ada di wilayah republic kita ini.

Memang kita tidak pungkiri tentang pembangunan di Kabupaten Pakpak Bharat ini sudah maju dan berkembang,tetapi sesuai dengan dana yang terkucur besar,bagaikan tidak seimbang.Pakpak Bharat adalah mayoritas petani,namun hasil pertanian yang diunggulkan belum begitu mapan,padahal Kabupaten pakpak Bharat ini sudah 18 tahun berpisah dari induknya yaitu Kabupaten Dairi.

Justeru itulah dahulu bapak M.P.Tumanggor semasa Bupati Dairi saat itu,merelakan atau mengiklaskan membagi daerahnya menjadi dua daerah,seperti yang kita lihat saat ini Kabupaten Pakpak Bharat,hasil dari buah tangannya.

Maka pada tahun 2020 lalu,bapak M.P.Tumanggor beserta para tim bekerja keras untuk memenagkan anak beliau yaitu Franc Bernhard Tumanggor menjadi Bupati Pakpak Bharat berpasangan salah satu Dosen Besar di UNIMED seorang Doktor yaitu H.Dr.Mutsyuhito Solin,M.Pd selaku Wakil Bupati Pakpak Bharat ,ungkap Sekretaris pemekaran itu.

Harapan para tokoh dan masyarakat kepada Bupati dan Wakil bupati Pakpak Bharat,minta petunjuk atau saran dari para tokoh masyarakat,tokoh Budaya dan adat,tokoh Agama,para ASN yang sudah senior.Karena apapun ceritanya beliau-beliau itu belum mengusai kultur daerah Kabupaten Pakpak Bharat yang kental dengan adat dan budayanya ujar Sekretaris KPKD itu.

Mudah-mudahan Bupati dan Wakil Bupati Pakpak Bharat tidak terpengaruh kepada orang-orang yang mau angkat telor, dan menerima Asal Bapak Senang (ABS),bahkan kata ekstrimnya adalah penjilat.Hal ini harus dihindari terhadap orang-orang seperti itu.

Karena cita-cita para tokoh pemekaran,termasuk bapak M.P.Tumanggor selaku pemrakarsa untuk menjadikan Kabupaten Pakpak Bharat tidak ternoda,dan mewujudkan pemerintahan yang baik dan Nduma di daerah Simsim yang kita cintai ini.Pakpak Bharat adalah milik Pakpak Silimasuak,karena Silimasuaklah dulu memperjuangkan menjadi satu Kabupaten,ujar mantan Sekretaris KPKD itu.

Selamat Hari Jadi Kabupaten Pakpak Bharat yang ke-18,semoga dengan usia delapan belas tahun tentu akan lebih dewasa dari segala bidang. Njuah-njuah.(K.TUMANGGER).

 

 


Komentar Anda

Terkini: