APPA Minta Polres Sergai Tindak Tegas Galian C Ilegal di TPA Kecamatan Perbaungan

/ Rabu, 21 Juli 2021 / 21.23.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM - SERGAI - Galian C di dalam Areal Tempat Pembuangan Sampah atau yang kerap di sebut Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di kelurahan Batang Terap Kecamatan Perbaungan tidak memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) atau ijin Galian C.

Selain tidak memiliki IUP atau Izin Galian C dari Pemerintahan Kabupaten Sergai, kegiatan dilokasi itu seakan akan kebal hukum.

Dimana dalam pantauan kru media ini hingga saat ini tampak terlihat alat berat (Beko) masih bebas Beroperasi di areal tersebut.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sergai H. Panasean Tambunan saat di konfirmasi Crew media ini melalui Pesan WhatsAppnya menjawab, galian c tersebut tidak memiliki izin.

"Tidak ada ijin,"balas di dinding Wahtsapp, Rabu (21/7/2021).

Menanggapi hal tersebut, Ketua Asosiasi Putra Putri Adolina (APPA) Prayuka Uganda S.E angkat bicara. Dia meminta pihak Kepolisian Polres Serdang Bedagai harus bergerak cepat menindak pelaku pencurian aset pemerintah itu.

"Itu sama hal nya dengan pencurian terang terangan. Selain itu, atas kegiatan tersebut mengakibatkan perusakan jalur panen serta tanaman sawit kebun PTPN IV Unit Adolina di sekitar areal perlintasan jalur panen perkebunan," ucapnya.

Prayuka juga meminta, agar oknum oknum yang terlibat di dalam Galian C itu di proses sesuai hukum yang berlaku di Negara Republik Indonesia, khususnya Kabupaten Serdang Bedagai. Karena, menurutnya sudah melanggar undang undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.

"Kita juga meminta untuk tindak tegas oknum - oknum yang terlibat,"katanya.

Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang melalui Kanit Tipiter Unit Reskrim IPDA Bontor Simanjuntak mengatakan, pihaknya akan segera melakukan lidik terkait galian c tersebut.

"Akan kita tinjau dulu ya kelokasi," singkatnya kepada kru media ini.

Sebelumnya informasi yang di himpun crew media ini dari salah satu warga sekitar mengatakan, kegiatan galian C ini sudah berlangsung selama 3 hari sejak hari Senin (19/7) kemarin, hingga sekarang.

"Waktu hari Senin kemarin, kegiatan Galian C ini sempat di berhentikan pihak perkebunan PTPN IV Unit Adolina. Kerena sudah mengorek di dalam areal perkebunan yang masih produktif," kata warga sekitar yang enggan menyebut namanya ke crew media ini.

"Terlihat kebal hukum, kegiatan Galian C itu berlangsung lagi tapi di areal Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dimana sepengetahuannya TPA itu Aset milik Pemerintahan Kabupaten Serdang Bedagai," sambung warga tersebut.

Menurut nya, dari infoemasi yang di dapatnya diduga hasil Galian C tersebut tanah yang di korek di jual belikan kepada para pengusaha tanah, sebab sampai sekarang Dum Truk yang mengangkut tanah masih banyak yang parkir di areal tersebut guna menunggu antrian muatan tanah," tandasnya.(PS/SIDDIK)

Komentar Anda

Terkini: