Surat Pernyataan PT TPL Tahun 2002 Tak Dijalankan, GTA 54 Murka

/ Rabu, 01 Desember 2021 / 18.10.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM-PORSEA-Gerakan Tuntut Akta 54(GTA 54) tak pernah putus asa menuntut Realisasi Surat Pernyataan yang dibuat oleh Wagimin Wongso(Komisaris Utama) dan Dedy Sutanto(Direktur Utama)di tandatangani di Jakarta,16 Oktober 2002.

Dalam Surat Pernyataan tersebut jelas berbunyi sebanyak 5(lima) Poin Kesiapan yang akan  dilaksanakan PT.Toba Pulp Lestari(Tbk) untuk Masyarakat Porsea yang terdiri dari :

1.Pencemaran Odor/Manajemen Lingkungan.

2.Bahan Baku dan Reboisasi.

3.Pola Penebangan Pada Daerah Resapan Air Danau Toba.

4.Community Development.

5.Mendukung Pembentukan Tim Independent.


Namun hingga sekarang belum ada yang terealisasi secara transparan terlebih pada Poin Nomor 4 tentang Community Development Dana CD sama sekali tak di jalankan semestinya.


Hal ini membuat  Firman Sinaga (Ketua GTA 54) dan James Trafo(Humas GTA 54) serta kawan-kawan terus berjuang tanpa putus demi Masyarakat Porsea.

 

Ketika di wawancarai awak media dia mengaku, sudah berulangkali bahkan bertahun-tahun permasalahan ini tak kunjung selesai karena,setiap pertemuan Direktur Utama PT.TPL selalu mewakilkannya melalui bidang Humasnya. 

 

"Untuk itu saya tidak mau sebab bidang Humas bukan sebagai penentu bahkan jajaran Direksi pun tak dapat membuat kesimpulan kedua belah pihak terkait masalah ini dan tidak bisa membuat keputusan tentang surat Pernyataan yang di buat oleh PT.TPL yang di tandatangani langsung oleh Komisaris Utama dan Dirut TPL," jelas Firman Sinaga.


Perjuangan yang sangat rumit ini tak membuat Firman Sinaga dan Kawan-kawan kehilangan semangat apalagi sejak kehadiran DPD Lembaga Aliansi Indonesia(LAI) Badan Peneliti Aset Negara Divisi Komando Garuda Sakti Sumatera Utara membuatnya semakin bersemangat untuk memperjuangkan hak masyarakat yang di abaikan oleh pihak PT.TPL di Kecamatan Parmaksian Kabupaten Toba. 


Dalam mencari penyelesaian permasalahan ini GTA 54 telah melayangkan surat ke beberapa Kementerian Pusat dan juga Bupati Toba namun tidak ada yang menindaklanjuti secara serius surat GTA 54 tersebut.


Pada tanggal 29 November 2021 baru dijawab oleh Pemkab Toba dan pertemuan hanya di wakilkan oleh Wakil Bupati Toba Tonny Simanjuntak itupun tentang prihal Permohonan Pernyataan Pemkab Toba atas ketidaksediaan Direktur Utama PT.TPL untuk Rapat antara pihak GTA 54,PT.TPL dan Pemkab Toba.


"Kalau ingin Rapat dengan pihak PT.TPL ganti surat itu dengan bunyi minta pertemuan dengan pihak Manajemen PT.TPL jangan dengan Dirut PT.TPL," Kata James Trafo Sitorus menirukan kata-kata Wakil Bupati dan Sekda Toba saat pertemuan dengannya.


Dalam hal ini membuat kecewa pihak GTA 54 atas jawaban dari Tonny Simanjuntak dan Sekda Toba Audhi Murphy Sitorus dan meminta pihak Pemkab Toba agar melayangkan surat panggilan kepada pihak PT TPL.


"Itu hanya alasan pihak Pemkab padahal saya berfikir bahwa pihak Pemkab memang tidak mau untuk memanggil pihak PT.TPL untuk pertemuan ini dan saya menilai bahwa Bupati Toba Poltak Sitorus adalah Bupatinya PT.Toba Pulp Lestari," kata James Trafo Sitorus penuh kesal pada awak media, Rabu (01/12/2021).

 

Lanjutnya"sebenarnya GTA 54 ingin menyampaikan tentang masalah-masalah keberadaan operasional PT.TPL tapi GTA 54 tidak dapat berbuat banyak dikarenakan di saat GTA 54 gencar menuntut atas kesewenangan PT.TPL tetapi,dibalik itu Bupati Toba Poltak Sitorus malah Marsitarhilala(mencari keuntungan) di PT.TPL mengakibat sangat mustahil jika Bupati dapat menyelesaikan masalah Masyarakat Toba dengan PT.TPL jika beliau masih mencari keuntungan sepihak dari hak-hak Masyarakat sebagaimana tertuang di dalam surat pernyataan PT.TPL tertanggal 16- Oktober-2001," pungkas James Trafo Sitorus.


Di tempat yang sama Ketua DPD Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) Badan Peneliti Aset Negara Komando Garuda Sakti Sumatera Utara saat di konfirmasi awak media mengatakan "Saya sangat kecewa dengan PT.TPL dan Pihak Pemkab Toba yang tidak kooperatif terkait masalahan ini karena,terlalu lama untuk menyelesaikannya maka,saya akan melanjutkan dan melaporkan hal ini kepada Presiden RI Jokowidodo," tegas Drs.Ilfansyah Harahap.(PS/TIM).



Komentar Anda

Terkini: