Menjadi Delegasi TNI AL Multilateral Naval Exercise Milan-2022, KRI R.E. Martadinata-331 Tiba Kembali di Tanah Air

/ Kamis, 17 Maret 2022 / 02.47.00 WIB

 


POSKOTASUMATERA.COM-JAKARTA-KRI R.E. Martadinata-331 (KRI REM-331) yang menjadi delegasi TNI Angkatan Laut pada Multilateral Naval Exercise Milan-2022 tiba kembali di tanah air dan sandar di Dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta, Senin (14/3/22). 

Dijelaskan, Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksda TNI Arsyad Abdullah, dalam Latihan Multinasional itu, KRI REM-331 yang dipimpin oleh Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Multilateral Naval Exercise Milan-2022, Kolonel Laut (P) Wawan Trisatya dan Komandan KRI R.E. Martadinata-331 Kolonel Laut (P) Rasyid Al Hafiz berangkat dari Jakarta pada pertengahan bulan Februari lalu (16/2/2022). 

“Dalam latihan maritim terbesar yang digelar Angkatan Laut India tersebut, TNI Angkatan Laut melalui KRI R.E. Martadinata-331 sedikitnya mengerahkan 130 orang prajurit terbaiknya untuk mengikuti 2 phase latihan yakni Harbour Phase pada 25-28 Februari dan Sea Phase 1-4 Maret 2022,” Laksda TNI Arsyad Abdullah. 

Kedatangan kembali KRI R.E. Martadinata-331 di tanah air disambut langsung oleh Pangkoarmada I Laksda TNI Arsyad Abdullah. Pada kesempatan tersebut, Pangkoarmada I mengucapkan selamat datang dan ucapan terima kasih serta mengapresiasi seluruh prajurit yang telah Kembali menjalankan latihan bersama Angkatan Laut seluruh Dunia di India. 

Dijelaskan Laksda TNI Arsyad Abdullah, pada tahun ini, KRI R.E. Martadinata-331 menjadi delegasi Indonesia dalam event dua tahun sekali yang diikuti 13 Kapal Perang dari 40 negara yang berpartisipasi dalam Multilateral Naval Exercise Milan-22 

"Latihan tersebut merupakan kebijakan strategis Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono dalam penguatan diplomasi militer dan peningkatan kontribusi untuk memenangkan kepentingan nasional," papar Laksda TNI Arsyad Abdullah.

"Misi diplomasi juga diemban KRI REM-331 sebagai salah satu kekuatan maritim Indonesia yang hadir di laut dan turut berkontribusi pada perdamaian dunia bersama negara-negara sahabat," lanjutnya. 

Diterangkanya, melalui latihan yang telah dilaksanakan diharapkan dapat berkontribusi terhadap perdamaian dan stabilitas regional, kesamaan pemikiran dalam melawan terorisme pada domain maritim, kolaborasi untuk menjaga stabilitas maritim yang aman dan berkelanjutan, serta yang terpenting meningkatkan interoperabilitas antara angkatan laut regional dan ekstra-regional. 

Multilateral Naval Exercise Milan merupakan latihan gabungan yang digelar oleh Angkatan Laut India yang dimulai sejak 1995. Dimana Indonesia merupakan satu dari 4 negara yang telah mengikuti latihan gabungan sejak tahun 1995 disamping Indonesia, ada Singapura, Sri Lanka dan Thailand. 

Untuk pertama kalinya, latihan tersebut diadakan di Visakhapatnam, bukan di Komando Andaman dan Nicobar, yang telah diadakan sejak 1995. Visakhapatnam sendiri dipilih sebagai tempat tahun ini dikarenakan skala latihan serta lebih banyak ruang berlabuh serta laut yang lebih luas sehingga  lebih banyak kapal akan berpartisipasi termasuk kapal selam yang mengikuti latihan perang anti-kapal selam yang dilakukan untuk pertama kalinya. 

Selain itu dalam penyelenggaraan tahun ini, kegiatan tidak hanya difokuskan pada latihan bersama di laut, tetapi juga konferensi dan diskusi panel membahas isu-isu keamanan terkini. (PS/REL)




 

 

 

 

Komentar Anda

Terkini: