216 Calon Jamaah Haji Asal Labuhanbatu Diberangkatkan

/ Selasa, 14 Juni 2022 / 21.04.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM - LABUHANBATU - 
Bupati Labuhanbatu dr.H.Erik Adtrada Ritonga,MKM, dan Wakil Bupati Labuhanbatu Hj.Ellya Rosa Siregar,S.Pd,MM, bersama pimpinan Forkopimda Labuhanbatu melepas keberangkatan 216 orang Calon Jamaah Haji Indonesia asal Labuhanbatu di Halaman Asrama Haji Rantauprapat, Kelurahan Ujung Bandar, Kecamatan Rantau Selatan, Selasa (14/06/2022). 

Bupati berpesan jangan terlalu tegang akan keberangkatan kita ke Mekah sana, Jangan kita berpikir bagaimana keluarga kita yang akan kita tinggalkan, berbahagialah atas kesempatan yang diberikan oleh Allah subhanahu Wa Ta'Ala kepada ibu-ibu bapak-bapak pada hari ini, karena apa yang bapak ibu impikan sudah terwujud hari ini. 

Kesehatan dan kekuatan fisik adalah yang paling utama dibutuhkan disana, kemarin saya pernah bercerita dengan Wakil Ketua DPR Kabupaten Labuhanbatu Arsyad Rangkuti, ketepatan beliau baru pulang dari umroh bahwasanya suhu di Mekah lebih kurang 50 C°, sangat terik maka itu banyaklah minum air putih untuk menjaga kesehatan dan kekuatan fisik disana.

"Saya berharap para jamaah haji untuk mendoakan Labuhanbatu ini agar lebih aman, nyaman, tentram dan sejahtera, Saya yakin dengan doa calon jamaah haji ini, kami para pejabat yang ada di sini bisa memimpin labuhanbatu dengan lebih baik lagi," ucapnya.

Sebagai bentuk penghormatan, Bupati mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu akan memberikan tali asih ataupun sumbangan yang nanti bisa dipergunakan oleh calon jamaah haji Kabupaten Labuhanbatu sebesar Rp.1.150.000/ Jamaah Haji beserta sehelai kain sarung dan juga makanan khas Indonesia yakni bumbu pecal buatan ketua TP.PKK Labuhanbatu dr.Hj.Maya Hasmita,SP.OG.M.KM.

Diakhir pidatonya Bupati berdoa, para jamaah berangkat dalam keadaan sehat dan kembalinya juga dalam keadaan sehat dan menjadi Haji dan Hajjah yang mabrur.

dr. H.Syafii, MA, selaku panitia pelaksana menyampaikan, pada tahun ini Indonesia mendapat kuota sebanyak 100.00051 jamaah dengan persyaratan yang begitu ketat, pertama, di bawah usia 65 tahun atau kelahiran 1 Juli 1957, kedua, melakukan PCR 72 jam sebelum keberangkatan dan ketiga mempunyai sertifikasi vaksin covid 19.

Disampaikan Syafii sebanyak 216 jamaah asal Labuhanbatu yang diberangkatkan ke tanah suci yang terdiri dari 98 jamaah laki-laki dan 118 jamaah perempuan, adapun jamaah yang termuda laki-laki bernama Wais Al qorni Hasibuan usia 22 tahun 1 bulan berasal dari Kecamatan pangkatan, jemaah termuda perempuan bernama Siti Khodijah Rambe usia 25 tahun 3 bulan berasal dari Kecamatan Rantau Selatan, jamaah yang tertua laki-laki bernama samino usia 64 tahun 7 bulan dari Kecamatan bilah hilir sedangkan jemaah tertua perempuan bernama Nur Asli Rambe usia 64 tahun 8 bulan dari Kecamatan bilah barat.

"Jamaah Labuhanbatu tergabung di kelompok 5 terbang bersama dengan jamaah Kabupaten Dairi dan Medan, insya Allah kloter ini akan meninggalkan tanah air pada hari Rabu pukul 19.30 Waktu Indonesia barat menggunakan pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA 3105, sedangkan jamaah haji Labuhanbatu akan kembali ke tanah air pada tanggal 27 juli pukul 14.40 waktu Indonesia barat di bandara Kualanamu Deli Serdang," pungkasnya.

Sementara itu,Wakil ketua DPRD Kabupaten Labuhanbatu, H.Muhammad Arsyad Rangkuti, mengatakan, keberangkatan jamaah haji sempat ditunda beberapa tahun, Karena disebabkan adanya wabah covid-19, dan Alhamdulillah tahun ini sudah mulai diberangkatkan kembali maka dari itu kepada para jamaah haji diharapkan untuk menjaga kesehatan agar pelaksanaan haji dapat berjalan lancar tanpa kendala apapun. 

Arsyad berpesan hendaknya para jamaah dengan penuh keyakinan menunaikan ibadah haji ini dalam arti menyerahkan semuanya kepada Allah subhanahu Wa ta'ala dengan disertai tawakal kepadanya sehingga penantian panjang selama ini tidak sia-sia dan pulang ke tanah air dengan menyandang gelar Haji dan hajjah yang mabrur dan mabrur. 

Sebelum pemberangkatan Bupati Labuhanbatu, Wakil Bupati Labuhanbatu dan para pimpinan Forkopimda Labuhanbatu memberikan tepung tawar dan upah-upah ciri khas adat Melayu kepada seluruh jamaah dan diikuti dengan pemberian tali asih.

(PS/MWG)

Komentar Anda

Terkini: