Tak terima di larang Ngelem,Deni di hantam Balok.

/ Rabu, 31 Agustus 2022 / 16.13.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM-MEDAN-Nasib sial di alami Deni(45) warga Jl.Mangaan 6 pasar 2 Mabar hulu Kecamatan Medan Deli.Niat baiknya melarang Rs(19) yang tidak di ketahui alamatnya ngelem di lapangan sepak bola depan rumahnya berujung kena pukulan RS dengan menggunakan sebuah Kayu Broti 2x3 ke kepala dan tangannya mengakibatkan luka di tangan dan kepalanya.

Melihat kejadian ini para tetangga segera datang mengejar dan melerai keduanya alhasil,warga tersebut pun menerima cacian dan makian pelaku yang sudah di pengaruhi radiasi LEM Kambing yang di konsumsinya.


Selanjutnya Warga pun melaporkan hal tersebut ke Kelurahan Mabar hulu dan kepala lingkungan sekitar.Oleh pihak Kelurahan Tono segera ke lokasi kejadian yaitu lapangan sepak bola Mabar hulu beserta kepala lingkungan(Keplink) XIV dan Evi Keplink Lingkungan XIII untuk menemui korban.


"Hal ini sudah kita laporkan ke pihak kelurahan dan Polmas untuk tindak lanjut selanjutnya terserah kamu Deni jika kamu mau laporkan hal ini ke kantor Lurah silahkan saja biar kami ikut mendampingi," kata Sulis(Keplink).(31-08-2022).


Masih cerita Sulis," sudah berulangkali kami menangkap dan membubarkan anak-anak yang ngelem di lapangan ini tapi,karena masih di bawah umur maka di lepas kembali ke orang tuanya untuk di bina orang tua masing-masing," terangnya.


Lantas di timpali Kepala lingkungan XIII,"Lain kali jika melihat ada aksi anak-anak yang ngelem di lapangan ini larang saja dan hubungi saya biar jangan ada lagi anak-anak yang ngelem di sini," pinta Evi kepada masyarakat.


Selanjutnya kejadian ini sudah diserahkan ke pihak Kelurahan dan Polmas dan ketika Bripka Budiman(Polmas) di hubungi masyarakat beliau meminta agar Deni datang ke kantor Kelurahan Mabar Hulu namun,ketika Deni sudah sampai di sana Polmas lagi sibuk dengan urusan yang lain Deni pun meninggalkan kantor Kelurahan dengan perasaan kesal.


Ketika di konfirmasi awak media," Saya tidak puas dengan kejadian ini hari ini saya yang menjadi korban tidak tertutup kemungkinan besok lusa warga yang lain akan jadi korban jika hal seperti ini di biarkan dan saya tadi ke kantor lurah malah tidak ada tanggapan dari Polmas sementara dua lagi sibuk dengan urusan buli dan hoax yang saya dengar di sana," kata Deni kesal.


Masih cerita Masyarakat sekitar lapangan," Sudah sering kami melaporkan ke kepala lingkungan dan kantor kelurahan bahwa di lapangan sering ada kegiatan anak-anak ngelem namun hal ini masih tetap berlangsung sampai sekarang dan sudah menimbulkan korban seperti ini bahkan jika kami larang malah kami yang di caci maki anak-anak itu," kata masyarakat sekitar.


Lanjut masyarakat," Kami minta kepada pihak Muspika untuk memberantas tuntas hal ini supaya jangan ada korban di Mabar ini khususnya di lingkungan kami ini," pungkas warga.(PS/IRWANSYAH).


Komentar Anda

Terkini: