Kenang Jasa Pahlawan, Kapolres Lhokseumawe Pugar Makam Cut Meutia

/ Kamis, 10 November 2022 / 14.35.00 WIB
Lokasi makam Cut Meutia_ dok Ist

POSKOTASUMATERA.COM| LHOKSEUMAWE - Dalam rangka menyambut hari pahlawan dan mengenang jasa jasa dari pahlawan, tim personel Polres Lhokseumawe yang di komando langsung Kapolres  Lhokseumawe AKBP Henki Ismanto melakukan pemugaran makam pahlawan nasional Aceh Cut Meutia di Desa Alue Rime, Kecamatan Pirak Timu, Aceh Utara, Provinsi Aceh.

Perjalan panjang dan melelahkan menuju makam pahlawan Cut Meutia tidaklah seberapa bila di bandingkan perjuangan Cut Meutia dalam melakukan pergelokan menumpas serdadu belanda dalam merebut kemerdekaan bangsa ini.

Semangat baja yang diperlihatkan oleh seorang wanita Aceh tidak sanggup kita balas dengan apapun, oleh karenanya kita sudah sepatutnya mengenang jasa dan jiwa patriot Cut Meuthia dengan melakukan pemugaran makam nya yang terletak jauh dari keramaian penduduk sebagai simbol perjuangan bangsa dari provinsi Aceh.
Jalan menujua makam Cut Meutia

Demkian diutarakan oleh Kapolres Lhokseumawe AKBP Henki Ismanto kepada awak media akhir bulan Oktober lalu pasca kembali dari perjalanan ziarahi makam Cut Meutia.

Sebut Henki, biasanya setiap Makam Pahlawan Nasional di seluruh Nusantara selalu dirawat oleh pemerintah setempat.  Namun hal berbeda terjadi pada Makam Cut Meutia.

Kondisi jalannya yang penuh hutan belantara, berlumpur serta kerap longsor dipastikan orang-orang yang mau berziarah harus berpikir panjang, apalagi jarak tempuhnya mencapai 23 km dari pusat kecamatan, ungkap Kapolres Lhokseumawe.

Kondisi demikian, membuat iba kala mengunjungi pusara pejuang wanita asal Aceh Utara tersebut. Menurutnya, jalan menuju makam Cut Meutia selama ini luput dari perhatian. Dibandingkan dengan kondisi jalan menuju makam pahlawan lainnya di provinsi lain.

Saya merasa prihatin, tidak seharusnya kondisi ini luput dari perhatian kita semua, Cut Meutia adalah Pahlawan Nasional dan syuhada, tidak seharusnya jalan menuju makam beliau kondisinya seperti ini," sebut Henki.
Makam Cut Meutia

Dia meminta kepada pemerintah jangan melupakan sejarah, jasa para pahlawan sangat besar dalam memperjuangkan negeri ini. "Jika kondisi aksesnya seperti ini bagaimana masyarakat bisa berziarah?" pungkasnya.

Kendati sudah 109 tahun Srikandi Aceh itu gugur dalam membela Tanah Air, tapi sampai kini belum ada akses jalan yang memadai ke lokasi makam Cut Meutia. Padahal, jarak dari Desa Alue Bungkoh, Kecamatan Pirak Timu, Aceh Utara, ke lokasi tersebut hanya sekitar 22 kilometer.
Kapolres Lhokseumawe Berdoa dan Tahlilan

Sementara itu personil Polres Lhokseumawe setelah tiba di makam Cut Meutia langsung melakukan pembersihan dan pemugaran makam. Yang diiringi dengan solat fardhu berjamaah dan membaca doa tahlilan kepada arwah sang pahlawan sejati Cut Meutia.

Suasana haru pun pecah, ketika lantunan solawat dan zikir dimulai. Dimana Kapolres dan personilnya merasa sedih mengenang perjuangan Cut Meutia dalam melakukan perjuangan di medan perang. Sementara makam beliau tidak sepatut nya belum tertata rapi, dan sarana jalan menuju makamnya tidak sebanding dengan perjuangannya.

Hari ini Kamis 10 November 2022 bertepatan dengan 112 tahun Pahlawan Nasional asal Aceh, Cut Nyak Meutia, meninggal dunia. Srikandi Aceh tersebut gugur saat melawan penjajah Belanda pada 24 Oktober 1910 di pinggir sungai (Krueng) Keureutoe--kini masuk kawasan Desa Alue Karieng, Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara.

Semoga akses jalan menuju ke makam Cut Meutia bisa direalisasikan secara bertahap, baik menggunakan dana APBN, OTSUS, dan APBK Aceh Utara. " ini.urgent untuk segera dilakukan" ungkap Henki.

Kalau jalan menuju ke Makam Cut Meutia bagus, dipastikan banyak tamu luar daerah yang akan berkunjung lakukan ziarah ke pusara Cut Meutia. Secara tidak langsung sudah dapat mendongkrak ekonomi warga sekitar dan bisa saja dapat meningkatkan PAD kabupaten Aceh Utara.

Kita berasumsi, apapun kondisi jalan menuju makam Cut Meutia harus segera dibangun agar masyarakat umum bisa menziarahinya dalam rangka mengenang jasa perjuangan beliau selaku wanita Srikandi Aceh, Selamat memperingati HARI PAHLAWAN, tutur  Henki. (PS/DAHLAN)


Komentar Anda

Terkini: