Anggota Komisi D Hamzah Ali Dukung Rencana Pj Walikota Lakukan Gerakan Mesjid Bersih

/ Sabtu, 07 Januari 2023 / 14.52.00 WIB
HAMZAH ALI | ANGGOTA KOMISI D

POSKOTASUMATERA.COM| LHOKSEUMAWE -  Anggota Komisi D DPRK Lhokseumawe Hamzah Ali mendukung sepenuhnya rencana Pj Walikota Lhokseumawe melakukan gerakan Mesjid bersih dalam wilayah pemerintah kota Lhokseumawe.

Mengingat selama ini hampir semua mesjid belum adanya pembersihan yang memadai. Baik itu di halaman mesjid maupun di MCK.mesjid. Seperti pernyataan Pj Walikota yang ditulis media Poskota beberapa hari lalu tentang halaman dan wc Mesjid Agung Islamic Center sangat kotor dan jorok.

Sambung Hamzah Ali, politikus tertua dari PAN, mengharapkan rencana tersebut harus segera dijalankan. Sebab sangat besar maslahah nya bagi masyarakat kota Lhokseumawe dan masyarakat yang musafir ke kota Lhokseumawe.

Apalagi mesjid Agung Islamic Center yang merupakan mesjid Pemko Lhokseumawe yang dikelola langsung oleh UPTD di bawah Dinas Syariat Islam. "sebagai Icon religius kota Lhokseumawe tentunya harus benar benar dijaga dan kelola dengan baik, terutama MCK nya," terang Hamzah Ali.

Menurutnya, kebersihan itu sebagai dari pada Iman, oleh karenanya gagasan yang akan dilakukan oleh Pj Walikota tentang Gerakan Mesjid bersih mendapat nilai positif dari 250.000 penduduk kota Lhokseumawe.

Apalagi secara tidak langsung gerakan mesjid bersih masuk dalam katagori bagian dari pada instrumen penegakan syariat Islam di kota Lhokseumawe. Dengan jalannya wacana brillian tersebut, diharapkan dapat memberi energi positif bagi masyarakat Lhokseumawe dalam beribadah di rumah Allah dengan tenang dan nyaman, seru.Hamzah Ali yang juga ustad kondang di Lhokseumawe.

Seperti pemberitaan sebelumnya Pj Walikota memberikan waktu satu hari untuk dilakukan pembersihan halaman dan WC mesjid Islamic Center bila nanti belum ada pergerakan dan tindak lanjut, maka sanksinya adalah Ka UPTD dan Pengurus nya harus segera diganti, sebut Dr Imran kepada kadis Syariat Islam M.Amin.

Menurutnya Mesjid Islamic Center merupakan mesjid pemerintah kota Lhokseumawe yang akan menjadi perhatian publik, bila kondisi mesjid mulai dari halaman ditumbuhi rumput rumput dan wc yang sangat kotor dan jorok, kita sangat malu. "Padahal kebersihan mesjid bagian dari penegakan syariat Islam, maka tolong ini menjadi atensi khusus, untuk dapat ber action langsung hari ini juga, seru Dr. Imran.

Sementara masalah penertiban di waduk dan mon Geudong, Pj Walikota juga mengingatkan satpol PP dan WH Lhokseumawe untuk menuntaskan penertiban segera. Mulai hari ini juga harus dilakukan penertiban. Kepala satpol PP saya sendiri, Kasat dibawah saya, maka lakukan tugas segera seperti yang saya perintahkan, ujar Pj Walikota.

Pj Walikota juga mengingatkan kadis Disperindagkop untuk menertipkan pedagang di pasar pusong Lhokseumawe yang sudah mulai berjualan di sepanjang jalan. Ini jangan dibiarkan, kalo tidak segera dilakukan penataan, maka akan menjamur kembali pedang berjualan di jalan bukan di dalam pasar.

Lanjut Dr Imran, untuk saluran di seputar Pasar dilakukan pembersihan dulu sebulum ditutup, dilakukan hari ini juga. Sedangkan untuk kadis PUPR juga diinformasikan agar semua kerikil dan pasir bekas pengaspalan jalan untuk dibersihkan agar tidak memakan korban bagi pengendara motor yang melintasinya.

Sementara itu, Pj Walikota juga memberikan apresiasi kepada seluruh OPD di kota Lhokseumawe atas kinerjanya selama 6 bulan kemarin yang telah berhasil kita raih prestasi dengan memperoleh dana Insentif pusat sejumlah Rp. 30 miliar lebih.

"Prestasi ini harus kita pertahankan, dan untuk tahun 2023 supaya dapat kita tingkatkan lagi prestasi ini, untuk bisa kita dapat dana insentif pusat lebih besar lagi dari tahun 2022" ungkap Pj Walikota. (ADV)

Komentar Anda

Terkini: