POSKOTASUMATERA.COM-PALEMBANG - Berdalih untuk membayar uang Tunggakan Listrik Pemkot Prabumulih dengan nilai yang pantastis tak tangung - tangung Tagihan tersebut bernilai 3,5 M yang di pinjam oleh oknum ASN Kabag keuangan Pemkot Prabumulih berinisial "IM"kepada rekan nya Essy Meliyuni (37).
Selain itu "IM"yang saat itu menjabat sebagai ASN Kabag Sekertariat keuangan Pemkot Prabumulih dan mengaku sebagai keponakan kandung Walikota Prabumulih. Saat itu.
Kronologi kejadian berawal tgl 27/10/ 2023 . IM menelfon via whatshap kepada Essy Meliyuni bahwa ia mengatakan butuh dana sebesar 3,5 Miliar sebagai dana talangan yang akan di pergunakan untuk pembayaran Tagihan Listrik Pemkot Prabumulih dan menunjukan pdf tagihan Listrik Pemkot Prabumulih Kepada Essy Meliyuni.
Setelah melakukan pertemuan kepada Essy Meliyuni dengan tipu muslihat "IM" saat itu mengaku sebagai Kabag keuangan Pemkot Prabumulih dengan mengeluarkan cek sekertariat kota dengan nominal 1,960 M. Dan 2,6 M. Dan berdalih uang pinjaman akan di kembalikan dalam tempo satu bulan setengah.
Hingga tiba waktu jatuh tempo yang di tentukan tidak ada kepastian dari oknum "IM" korban Essy Meliyuni yang di dampingi Kuasa Hukum nya .
-Ade Rahmayanti,SH
-Roy Lifriadi,SH
-Delly Adriansyah,SH
Melakukan mediasi terkait Pengelapan Uang pinjaman tersebut kepada semua pihak keluarga, Istri , orang tua. Kabag hukum, PJ sekda. serta PJ Walikota dan menjelaskan bahwa "IM" lah yang harus bertanggung jawab terkait Pengelapan uang pinjaman tersebut. Namun hingga kini tidak ada kejelasan sama sekali bahkan hanya janji - janji saja yang di berikan oleh keluarga "IM"itu sendiri.
Ade Rahmayanti,SH. Kuasa Hukum Essy Meliyun ,hari kamis tgl 26/09/2024 ,menjelaskan pada perjalanan waktu dan janji - janji "IM" memberikan cover cek pada pada bulan tujuh dan delapan tepat nya pada tanggal 16 Agustus PH dan Essy Meliyuni mendatangi Suatu Bank untuk melakukan pencairan cek tersebut namun Saldo tidak cukup atau kosong dan tidak bisa untuk pengambilan uang tersebut.
Tambah nya merasa telah tertipu dan banyak di rugikan oleh "IM" dan Keluarga nya
kita sudah melaporkan terkait Pengelapan uang pinjaman tersebut kepada Polda Sumatera Selatan sekarang dalam proses penyidikan,Pungkasnya.(PS/RUSLAN)