Jalan Usaha Tani Rampung Dibangun di Desa Sitaratoit, Permudah Akses Kebun Salak Warga

/ Rabu, 02 Juli 2025 / 19.07.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM- – TAPANULI SELATAN – Pemerintah Desa Sitaratoit, Kecamatan Angkola Barat, Kabupaten Tapanuli Selatan sukses menyelesaikan pembangunan jalan usaha tani (JUT) yang menjadi akses vital bagi masyarakat, khususnya petani salak. Proyek infrastruktur yang memiliki dimensi 200 meter panjang dan 1,5 meter lebar ini dibiayai sepenuhnya melalui Dana Desa Tahun Anggaran 2025. Kehadiran jalan ini menjadi bukti nyata komitmen desa dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani lokal.


Kepala Desa Sitaratoit, Mansuruddin Rambe, menyampaikan bahwa pembangunan jalan usaha tani tersebut merupakan hasil dari musyawarah desa yang mengutamakan kebutuhan riil masyarakat. "Mayoritas warga kita adalah petani salak, dan sebelumnya akses ke kebun mereka cukup sulit, apalagi saat musim hujan. Dengan jalan ini, aktivitas pertanian akan jauh lebih mudah," ujarnya saat ditemui di lokasi.


Lebih lanjut disampakan Kades," Semoga jalan Usaha Tani ini  membawa dampak yang lebih efektif bagi masyarakat. Mansuruddin Rambe, berharap Hasil Bumi semakin meningkat dengan adanya Infarastruktur dan ditahun yang akan datang akan kita upayakan pembangunan berkelanjutan untuk lebih memudahkan akses mangangkut hasil bumi.


Jalan usaha tani bukan sekadar infrastruktur, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam mendukung ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi desa. Berdasarkan data dari Badan Penyuluhan Pertanian, akses jalan yang memadai dapat meningkatkan efisiensi distribusi hasil tani hingga 30 persen. Hal ini berarti, jalan tersebut tidak hanya mempermudah mobilitas, tetapi juga berkontribusi langsung pada peningkatan pendapatan petani.


Selain memperlancar transportasi hasil panen, pembangunan JUT ini juga membuka peluang bagi sektor lain seperti peternakan dan pengembangan komoditas hortikultura. Lahan-lahan yang sebelumnya sulit dijangkau kini menjadi lebih potensial untuk diolah dan dimanfaatkan secara maksimal. Ini selaras dengan pendekatan pembangunan desa berkelanjutan yang menekankan pemanfaatan sumber daya lokal.

Warga setempat mengapresiasi langkah cepat dan tepat


 Pemerintah Desa Sitaratoit. Salah satu petani, Bapak D Siregar,(45 ) mengungkapkan rasa syukurnya. “Kami sangat terbantu. Dulu kami harus memanggul hasil panen sampai ke pinggir jalan besar. Sekarang kendaraan roda dua bahkan bisa masuk sampai ke kebun,” katanya dengan antusias.

Dalam perencanaannya, pembangunan jalan ini juga mempertimbangkan aspek lingkungan. Material yang digunakan ramah lingkungan dan pengerjaannya dilakukan secara padat karya, yang turut memberdayakan tenaga kerja lokal. Dengan begitu, pembangunan JUT ini tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi, tetapi juga memperkuat aspek sosial dan partisipatif masyarakat desa.


Ke depan, Kepala Desa Mansuruddin Rambe berharap agar sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan lembaga terkait terus terjalin. Ia menegaskan bahwa jalan usaha tani ini merupakan langkah awal dari program jangka panjang peningkatan infrastruktur pertanian. "Kita ingin menjadikan Desa Sitaratoit sebagai sentra salak yang berdaya saing, dan ini semua kita mulai dari infrastruktur yang memadai," pungkasnya.(PS/BERMAWI)

Komentar Anda

Terkini: