Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H di SMAN 2 Padangsidimpuan: Meneladani Akhlak Rasulullah untuk Membangun Bangsa Yang Berakhlak

/ Kamis, 18 September 2025 / 18.34.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM– PADANGSIDIMPUAN-Di bawah langit cerah Rabu pagi (17/9/2025), halaman SMAN 2 Padangsidimpuan berubah menjadi lautan shalawat. Ratusan siswa-siswi larut dalam suasana haru saat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H. Dengan tema “Meneladani Sikap Rasulullah SAW untuk Membangun Bangsa yang Berakhlak”, acara ini terasa lebih dari sekadar rutinitas tahunan—ia menjadi perjalanan batin bagi generasi muda untuk meneguhkan iman sekaligus belajar memaknai keteladanan Nabi.


Dari barisan siswa, tampak wajah-wajah penuh cahaya. Ada yang menunduk khusyuk, ada pula yang lirih ikut bersenandung bersama lantunan nasyid dari Rohis An-Nur. Setiap bait pujian seakan menghadirkan kembali sosok Rasulullah di tengah-tengah mereka, mengingatkan bahwa cinta kepada Nabi bukan hanya lewat kata, tetapi melalui sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.


"Kehadiran Ustadz Tarmizi Lubis, M.Pd., sebagai penceramah memberi warna tersendiri. Dengan bahasa sederhana, ia menekankan pentingnya menjaga shalat lima waktu dan kehormatan diri, terutama bagi generasi muda yang tengah mencari jati diri. Pesan itu tak sekadar terdengar, melainkan mengetuk hati banyak siswa. Beberapa di antaranya terlihat mengangguk kecil, seakan berjanji dalam hati untuk memperbaiki diri.


Suasana religius itu tak lantas menghilangkan keceriaan. Saat kuis islami berhadiah yang dipandu Bapak H. Eddy Safrul Nasution, S.Pd. dimulai, halaman sekolah berubah riuh. Siswa-siswi berebut mengangkat tangan, tawa dan tepuk tangan bergema setiap kali hadiah berpindah tangan. Di momen ini, terlihat jelas bahwa belajar agama bisa berjalan seiring dengan kebahagiaan.


Kepala SMAN 2 Padangsidimpuan Akhiruddin Harahap S.Sos M.Pd  menegaskan, peringatan Maulid Nabi adalah investasi karakter. “Sifat Rasulullah seperti Siddiq, Amanah, Fathonah, dan Tabligh harus kita jadikan pedoman. Dengan itu kita bisa melahirkan generasi yang berakhlak dan siap membangun bangsa,” ujarnya penuh harapan.


Lebih  lanjut disampaikan Kepala Sekolah, Jangan hanya menjadikan peringatan ini sebagai acara seremonial, tetapi internalisasi nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.


Acara juga semakin bermakna dengan hadirnya Kacabdisdik Wilayah XI melalui Pengawas Pendidikan, Mahdalena Tarigan, S.Pd. Dukungan dari jajaran pendidikan, guru, hingga staf sekolah memperlihatkan bahwa menanamkan nilai religius adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya guru agama semata.


Peringatan Maulid tahun ini meninggalkan jejak emosional yang dalam. Di balik shalawat, ceramah, dan canda tawa kuis, tersimpan harapan besar: lahirnya generasi yang tidak hanya cerdas di kelas, tetapi juga berakhlak mulia, peduli sesama, dan siap mengabdi untuk bangsa dan agama. Sebuah gambaran nyata bahwa keteladanan Rasulullah masih hidup, tumbuh di hati para pelajar muda di Padangsidimpuan.(PS/BERMAWI)




Komentar Anda

Terkini: