Andesmar Siregar: Ramadhan Awal Perubahan Menuju Masyarakat Religius dan Berdaya Saing

/ Kamis, 19 Februari 2026 / 08.36.00 WIB

Andesmar Siregar S.Kom Ketua Fraksi Golkar DPRD Tapsel

POSKOTASUMATERA.COM – TAPSEL – Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi, nuansa spiritual kembali menyelimuti masyarakat Kabupaten Tapanuli Selatan. Di tengah aktivitas harian yang kian dinamis, seruan “Marhaban Ya Ramadhan” terasa lebih dari sekadar tradisi, melainkan panggilan untuk memulai perubahan diri dan memperkuat kepedulian sosial.


Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Tapsel, Andesmar Siregar,S.Kom menyampaikan bahwa Ramadhan bukan hanya ritual tahunan, tetapi ruang pembelajaran spiritual yang menyentuh sisi kemanusiaan masyarakat. Menurutnya, ibadah puasa mengajarkan disiplin diri, pengendalian emosi, dan empati terhadap sesama—nilai yang menjadi fondasi penting bagi kemajuan daerah.


Dalam keseharian masyarakat, Ramadhan selalu menghadirkan pemandangan hangat: warga berbagi takjil di pinggir jalan, masjid dipenuhi jamaah, hingga kegiatan sosial yang meningkat. Fenomena ini menunjukkan bahwa ibadah memiliki dimensi kemanusiaan yang kuat, mempererat hubungan antarwarga serta menumbuhkan semangat gotong royong yang menjadi identitas masyarakat Tapanuli Selatan.


Sebagai bagian dari DPRD Kabupaten Tapanuli Selatan, Andesmar mengajak masyarakat menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperkuat integritas dan etika publik. Ia menilai pembangunan daerah tidak hanya diukur dari jalan dan bangunan, tetapi juga kualitas moral masyarakat yang menopangnya.


Dari sisi kesehatan, puasa juga membawa manfaat nyata. Pola makan yang lebih teratur, waktu istirahat yang lebih disiplin, serta kesempatan tubuh melakukan detoksifikasi alami menjadi bagian dari hikmah yang sering dirasakan masyarakat. Hal ini memperlihatkan bahwa ibadah puasa selaras dengan prinsip hidup sehat dan seimbang.


Ramadhan juga menjadi ruang hangat bagi keluarga. Tradisi sahur dan berbuka bersama menghadirkan momen kebersamaan yang sederhana namun bermakna. Bagi banyak keluarga, inilah waktu untuk menanamkan nilai religius kepada anak-anak melalui teladan dan kebersamaan.


Menutup pesannya, Andesmar berharap Ramadhan 1447 H menjadi titik awal perubahan menuju masyarakat yang religius, harmonis, dan berdaya saing tinggi. Ia mengajak seluruh warga menjadikan semangat ibadah tidak berhenti setelah Ramadhan berakhir. “Semoga Ramadhan tahun ini membawa keberkahan, kedamaian, dan ampunan bagi kita semua,” tutupnya penuh harap.(PS/BERMAWI)

Komentar Anda

Terkini: