Bangga dan Haru, Kepala Sekolah Apresiasi Prestasi Isra Wahyu Lubis di Festival Dakwah

/ Jumat, 06 Februari 2026 / 11.07.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM – TAPSEL — Suasana haru bercampur bangga menyelimuti lingkungan sekolah ketika Kepala Sekolah Jahrona, S.Pd menyampaikan ucapan selamat kepada Isra Wahyu Lubis. Siswi berprestasi itu berhasil meraih Juara II Putri pada Festival Dakwah dan Seni Al-Qur’an tingkat SMK/SMA/MAN se-Tabagsel yang digelar Dewan Mahasiswa STIT Al Asy’ari Padangsidimpuan. Prestasi tersebut menjadi kebahagiaan tersendiri bagi sekolah, guru, dan seluruh siswa.


Di hadapan para guru dan siswa, Jahrona mengaku bangga melihat keberhasilan anak didiknya. Baginya, kemenangan Isra bukan sekadar piala atau gelar juara, melainkan bukti bahwa semangat belajar, disiplin, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an mampu melahirkan generasi muda yang berprestasi. 


Ia menyebut pencapaian ini sebagai hadiah istimewa bagi sekolah sekaligus penyemangat bagi siswa lain untuk terus berkarya.

Isra Wahyu Lubis dikenal sebagai pribadi yang tekun, sederhana, dan rendah hati. Di balik prestasi yang diraih, tersimpan perjalanan panjang penuh latihan, doa, serta dukungan keluarga dan para guru. Setiap hari, Isra meluangkan waktu untuk memperdalam kemampuan dakwah dan seni Al-Qur’an, bahkan di tengah padatnya tugas sekolah yang harus diselesaikan.


Festival Dakwah dan Seni Al-Qur’an menjadi ruang penting bagi generasi muda untuk mengekspresikan kecintaan terhadap nilai-nilai Islam melalui kreativitas. Ajang ini tidak hanya menguji kemampuan peserta dalam menyampaikan pesan keagamaan, tetapi juga membentuk rasa percaya diri, keberanian, dan kemampuan berkomunikasi di depan publik.


Kepala Sekolah Jahrona berharap keberhasilan Isra dapat menjadi inspirasi bagi seluruh siswa. Ia meyakini setiap anak memiliki potensi besar yang dapat berkembang jika diberi kesempatan dan dukungan yang tepat. Sekolah, katanya, akan terus berkomitmen mendampingi siswa dalam berbagai kegiatan positif, baik akademik maupun non-akademik.


Di sisi lain, Isra mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Ia mengaku tidak menyangka dapat meraih juara di tengah persaingan yang ketat. Baginya, kemenangan ini menjadi motivasi untuk terus belajar, memperbaiki diri, dan memberikan yang terbaik pada kesempatan berikutnya.


Kisah Isra Wahyu Lubis menjadi pengingat bahwa pendidikan tidak hanya soal nilai di ruang kelas, tetapi juga tentang membangun karakter, kepercayaan diri, dan kecintaan terhadap nilai-nilai kebaikan. Kerja keras, doa, dan dukungan lingkungan terbukti mampu mengantarkan seorang pelajar meraih mimpi sekaligus mengharumkan nama sekolah.(PS/BERMAWI)

Komentar Anda

Terkini: