Sejak pukul 20.30 WIB, masyarakat sudah memadati lokasi kegiatan. Lampu panggung menerangi arena utama, sementara para kafilah dan tamu undangan tampak antusias mengikuti rangkaian acara hingga selesai.
Hadir dalam kesempatan itu Bupati Mandailing Natal Saipullah Nasution, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, para camat se-Madina, dewan hakim, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga para peserta MTQ.
Acara penutupan dimulai sekitar pukul 21.15 WIB dengan pembacaan doa, laporan panitia oleh Sekda Madina, penurunan bendera LPTQ, pembacaan keputusan dewan hakim, serta penampilan peserta terbaik putra dan putri yang sukses memukau hadirin.
Dalam sambutannya, Bupati Mandailing Natal Saipullah Nasution mengapresiasi kerja keras panitia dan semangat para peserta.
“MTQ ini bukan hanya soal siapa yang juara, tapi bagaimana Al-Qur’an semakin membumi di tengah masyarakat. Kami bangga dengan semangat generasi muda Madina yang terus belajar dan berprestasi,” ujarnya sebelum secara resmi menutup MTQ XXV Tahun 2026.
Di sisi lain, pengamanan kegiatan menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Personel Polres Mandailing Natal terlihat bersiaga di sejumlah titik untuk memastikan acara berjalan tertib.
Wakapolres Madina KOMPOL Aris Fianto, S.Sos., mengatakan pihaknya telah menurunkan personel untuk mengawal jalannya kegiatan dari awal hingga selesai.
“Kami ingin masyarakat merasa nyaman saat mengikuti acara ini. Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar tanpa kendala berarti,” ungkapnya.
Acara kemudian ditutup dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang dan sesi foto bersama yang berlangsung penuh keakraban. Sekitar pukul 23.40 WIB, kegiatan resmi berakhir.
MTQ XXV Tingkat Kabupaten Madina sendiri telah digelar selama tiga hari, sejak 12 hingga 14 Februari 2026. Hingga seluruh rangkaian selesai, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Mandailing Natal tetap aman dan kondusif. (PS/210)
