Pergantian Anggota Paskibraka Kota Binjai, Bukan Berdasarkan Diskriminasi Tapi, Murni Dari Penilaian Kesehatan

/ Selasa, 11 Agustus 2026 / 12.45.00 WIB


POSKOTASUMATERA.COM-BINJAI-Hal ini disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Binjai, Drs. Ruslianto, M.Pd., saat dikonfirmasi awak media mengatakan, bahwa dilakukannya pergantian Anggota Pasukan Pengkibar Bendera (Paskibraka) Kota Binjai asal SMA PABA kota Binjai an.Revan, murni didasari alasan kesehatan bukan dugaan diskriminasi atau pelanggaran pros

edur yang beredar di media sosial.

"Keputusan ini diambil berdasarkan pertimbangan tim pelatih sekaligus tim medis di lapangan yang menyatakan yang bersangkutan tidak memungkinkan melanjutkan latihan karena masalah kesehatan. Pergantian ini sesuai prosedur dan kesepakatan tim Paskibra, bukan keputusan saya sendiri," ujar Ruslianto.

Hal yang sama juga dikatakan tim medis Paskibra Kota Binjai, dr. Handoko Pramoto. selaku Kepala Puskesmas Jati Makmur kota Binjai mengungkapkan bahwa: 

-Tanggal 3 Agustus 2026 pada jam 09.00 wib pagi, calon anggota paskibraka diadakan parade oleh para pelatih beliau (Revan-red) sudah mulai pusing dan muntah-muntah dibeberapa menit. Kemudian kita melakukan observasi dan berikan obat serta kita beri istirahat lebih lama.

-Tanggal 4 Agustus 2026 terjadi hal yang sama selesai dibariskan, tiba-tiba calon anggota paskibraka ini pusing dan muntah-muntah kembali dan sesak nafas, makanya kita langsung berikan oksigen. Setelah itu kita panggil ambulance untuk melakukan observasi selama 15 menit dan langsung kita bawa ke RSUD Djoelham kota Binjai  serta langsung kita serahkan kepada dokter dan dirawat inap dari tanggal 4–7 Agustus 2026.

"Setelah mengetahui yang bersangkutan harus diopname tiga hari, tim medis bersama pelatih sepakat Revan tidak dapat melanjutkan pembinaan," jelas dr. Handoko, Jumat (7/8/2026).

Dr Handoko Pramoto mengatakan,"kalau kita lanjutkan, akan penuh resiko diluar hal-hal yang kita pikirkan karena Revan tidak ada mengatakan kalau ada riyawat sakit,"kata dr. Handoko.

Terpisah, Ketua Pelatih Paskibra Kota Binjai, Daniel Saragih, membenarkan hal tersebut. Formasi untuk upacara 17 Agustus harus segera disiapkan secara utuh, sehingga melalui diskusi tim diputuskan mencari pengganti sesuai urutan peringkat.

"Kami khawatir jika dipaksakan, kondisinya bisa kambuh lagi. Segala keputusan telah diambil bersama dan mengikuti prosedur yang berlaku," pungkas Daniel.(PS/IG) 


Komentar Anda

Terkini: