POSKOTASUMATERA.COM, GUNUNGSITOLI - Wali Kota Gunungsitoli, Sowa'a Laoli, S.E., M.Si., melakukan audiensi dengan jajaran Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) di Jakarta, Kamis (13/8/2026).
Pertemuan tersebut bertujuan memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Gunungsitoli dan Pemerintah Pusat dalam mempercepat pembangunan desa.
Audiensi berlangsung di Kantor Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan, Jalan TMP Kalibata No. 17, Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan.
Wali Kota didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kota Gunungsitoli, Mario Otomosi Zebua, S.H., M.Si. Pihak Kemendes PDT diwakili Direktur Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan, Friendly Parulian Sihotang, S.Sos., M.T., serta Direktur Pengembangan Sosial Budaya dan Lingkungan Desa dan Perdesaan, Drs. Andrey Ikhsan Lubis, M.Si.
Bahas 5 Fokus Penguatan Desa
Dalam pertemuan tersebut dibahas sejumlah agenda strategis untuk 98 desa di Kota Gunungsitoli. Fokus pembahasan meliputi percepatan pembangunan desa, penguatan kelembagaan desa, pemberdayaan masyarakat, pengembangan ekonomi desa dan BUM Desa, serta peningkatan kapasitas aparatur desa.
Wali Kota Sowa'a Laoli menyampaikan, penguatan di lima sektor tersebut diharapkan dapat mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan berkelanjutan di wilayah Kota Gunungsitoli.
"Kami menyampaikan potensi dan kebutuhan pembangunan desa di Gunungsitoli. Kami berharap ada dukungan program dan kolaborasi dari Pemerintah Pusat agar pembangunan di 98 desa dapat berjalan lebih optimal dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Sowa'a Laoli.
Pemerintah Kota Gunungsitoli menilai dukungan Kemendes PDT sangat penting untuk mendorong kemandirian desa. Terutama dalam pengembangan BUM Desa sebagai penggerak ekonomi lokal dan penguatan kapasitas aparatur desa agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik.
Dengan adanya sinergi ini, Pemko Gunungsitoli optimistis target pembangunan desa dapat dipercepat dan selaras dengan program prioritas nasional Kemendes PDT. (PS/356)