POSKOTASUMATRA.COM | ACEH TENGGARA (PULONAS) — Menjelang satu hari penutupan pendaftaran calon Kepala Desa Pulonas, Kecamatan Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara, Alpansyah, S.E., M.M., menyatakan kesiapannya untuk ikut dalam proses pemilihan Kepala Desa Pulonas, Kamis (24/9/2026).
Alpansyah mengatakan, keputusan maju sebagai calon kepala desa dilandasi keinginan untuk bersama masyarakat membangun serta melakukan berbagai perbaikan demi kemajuan Desa Pulonas ke depan.
Menurutnya, pembangunan desa membutuhkan kebersamaan dan keterlibatan masyarakat, termasuk tokoh-tokoh desa dalam menentukan arah pembangunan maupun kebijakan yang menyangkut kepentingan warga.
“Yang pertama, dasar saya mencalonkan diri sebagai calon Kepala Desa Pulonas, insyaallah kalau ada rezeki dari Allah, kita bersama masyarakat Pulonas akan berbuat bagaimana desa kita lebih baik lagi ke depannya,” ujar Alpansyah.
Ia juga menyampaikan kesiapannya untuk mengabdikan diri kepada masyarakat apabila nantinya memperoleh amanah dari warga.
“Saya juga sudah mewakafkan diri saya untuk mengurus masyarakat Pulonas ketika ada amanah dari masyarakat kepada kita,” katanya.
Alpansyah menegaskan, berbagai hal yang berkaitan dengan kebutuhan dan pembangunan desa nantinya akan dibicarakan melalui musyawarah bersama tokoh-tokoh desa dan masyarakat.
“Untuk yang lain-lainnya, nanti ketika ada amanah diberikan, kita akan musyawarah dengan tokoh-tokoh di Desa Pulonas dengan warga yang lainnya,” ucapnya.
Pendukung: Pengalaman Jadi Pertimbangan
Sementara itu, salah seorang pendukung Alpansyah, Pajri Gegoh Selian, mengatakan dirinya bersama sejumlah masyarakat tidak lagi ragu terhadap kapasitas Alpansyah. Salah satu pertimbangannya adalah pengalaman Alpansyah yang disebut pernah menduduki sejumlah jabatan strategis di lingkungan pemerintahan Kabupaten Aceh Tenggara.
“Kalau kami, Alpiansyah ini kami tidak ragu lagi. Beliau sudah pernah menduduki jabatan strategis di pemerintahan Aceh Tenggara. Jadi, dari sisi pengalaman pemerintahan, kami melihat beliau sudah memahami bagaimana tata kelola pemerintahan dan bagaimana berhadapan dengan berbagai persoalan masyarakat,” ujar Gegoh Selian.
Menurut Gegoh, pengalaman tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam memberikan dukungan. Namun, ia menekankan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan masyarakat Desa Pulonas melalui proses pemilihan yang berlaku.
“Harapan kami, kalau nantinya beliau mendapat amanah dari masyarakat, pengalaman yang dimiliki dapat digunakan untuk membangun Desa Pulonas. Yang terpenting, tetap mau mendengar aspirasi masyarakat dan mengutamakan musyawarah,” katanya.
Gegoh juga berharap seluruh tahapan pemilihan Kepala Desa Pulonas dapat berlangsung secara tertib dan kondusif dengan tetap menjaga hubungan kekeluargaan antarmasyarakat.
Dengan semakin dekatnya batas akhir pendaftaran, pencalonan Alpansyah turut menambah dinamika dalam tahapan pemilihan Kepala Desa Pulonas. Seluruh proses selanjutnya akan mengikuti mekanisme dan ketentuan yang telah ditetapkan panitia pemilihan kepala desa. (PS/ASP)

