Pemko Gunungsitoli Sosialisasikan RPJMD 2025-2029 Hingga ke Desa, Usung 5 Program Prioritas "Gunungsitoli Hebat"

/ Senin, 14 September 2026 / 21.22.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM, GUNUNGSITOLI - Pemerintah Kota Gunungsitoli bergerak cepat menyamakan visi pembangunan. Melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), Pemko menggelar sosialisasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Gunungsitoli Tahun 2025–2029 secara langsung ke tingkat kelurahan, desa, hingga masyarakat, Senin (14/9/2026) 

Kegiatan yang berlangsung selama 7 hingga 14 September 2026 ini dilaksanakan sebanyak 6 kali di seluruh kecamatan se-Kota Gunungsitoli. Sasarannya adalah para lurah, kepala desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan tokoh masyarakat.

Kepala Bidang Perencanaan Pembangunan, Pengendalian dan Evaluasi Bapperida Kota Gunungsitoli, Dr. Berkat Dedikasi Zalukhu, S.STP., MPA, dalam laporannya menyampaikan bahwa sosialisasi ini bertujuan membangun pemahaman bersama tentang arah pembangunan lima tahun ke depan. 

"Materi sosialisasi kami sampaikan agar arah kebijakan daerah tidak berhenti di kantor Pemko saja, tetapi dipahami dan dijalankan sampai ke desa dan kelurahan," ujar Sekretaris Bapperida Kota Gunungsitoli, Ardiyansyah Tanjung, S.AP., M.AP, saat menyampaikan materi.

RPJMD 2025-2029 sendiri telah ditetapkan melalui Peraturan Daerah Kota Gunungsitoli Nomor 2 Tahun 2025. Dokumen ini menjadi payung hukum dan pedoman utama dalam menyusun program pembangunan tahunan Pemko Gunungsitoli.

Sebagai tahap awal pelaksanaan RPJPD 2025-2045, pembangunan periode 2025-2029 difokuskan untuk memperkuat fondasi di 5 sektor: transformasi sosial, ekonomi, tata kelola pemerintahan, infrastruktur, dan lingkungan hidup berkelanjutan.

Berpijak pada visi "Gunungsitoli Hebat", Pemko menetapkan 5 program prioritas sebagai arah utama pembangunan:

1.  Kesehatan Terjamin: Peningkatan layanan kesehatan dan percepatan penurunan stunting.

2.  SDM Tangguh: Penguatan pendidikan dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia.

3.  Ekonomi Cemerlang: Pengembangan ekonomi berbasis potensi sumber daya lokal.

4.  Birokrasi Berintegritas: Peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang partisipatif.

5.  Infrastruktur Mantap: Pembangunan konektivitas wilayah, penyediaan air bersih, penataan kota, dan pengelolaan sampah terpadu.

Pemko berharap, dengan pemahaman yang sama hingga ke tingkat bawah, koordinasi antara Pemko, pemerintah desa/kelurahan, dan masyarakat dapat berjalan lebih solid. 

"Dengan sinergi dan partisipasi semua pihak, kami optimis pembangunan 2025-2029 bisa berjalan lebih terarah, kolaboratif, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tegas Ardiyansyah.

Sosialisasi ini menjadi langkah awal agar program "Gunungsitoli Hebat" tidak hanya menjadi slogan, tetapi terjemahan nyata di setiap wilayah. (PS/356)

Komentar Anda

Terkini: