Tak Terima di bilang Rebut Lakik Orang,Emak-emak pukul Istri Orang.

/ Rabu, 21 Juni 2023 / 10.39.00 WIB

 


POSKOTASUMATERA.COM-MEDAN-ED(inisial) Warga Kampung Kubur Medan Senin,19 Juni 2023 sekira pukul 20.30 Wib di datangi oleh Mainem(53) Warga Jl.Selambo Medan Amplas di rumahnya.


Kedatangan Mainem(korban) ke rumah ED karena di ketahui bahwa ED ada hubungan asmara dengan JM(55) yang tak lain suami Mainem.Namun pertemuan kedua belah pihak tidak menemukan hasil dan ED tidak mengakuinya dan terjadilah adu mulut yang lantas membuat Mainem pergi meninggalkan rumah ED menuju ke  Yayansan Pendidikan Perguruan Nasional Khalsa Jl.Teuku Umar No.14-16 Medan Petisah tempat Mainem dan Suaminya bekerja sebagai penjaga sekolah perguruan tersebut.

Sesampainya di sana,tiba-tiba ED datang bersama anak laki-lakinya dan tanpa basa basi lagi begitu turun dari sepeda motor yang di kendarai ya,ED langsung memukuli serta membanting Mainem ke lantai sambil memaki-maki.
Tak hanya sampai di situ sang anak yang di bawa ED pun turut serta meludahi wajah Mainem sambil memaki perkelahian tak seimbang tersebut yang mana keadaan Mainem sekarang ini kakinya sedang cacat akibat sebuah kecelakaan yang menyebabkan kakinya di operasi,membuat Mainem dengan mudah di kalahkan dan terjatuh di lantai.

Untung saja saat peristiwa pemukulan ini terjadi sempat diketahui Irwan dan Darmanto yang bertugas sebagai Satpam di Rumah Sakit Matherna dan melerai perkelahian tersebut dan menyuruh ED dan anaknya untuk meninggalkan Mainem yang terduduk di lantai.

Akibat dari kejadian ini Mainem mengalami luka di bibir pecah mengeluarkan darah,bengkak di bibir dan kali serta pinggangnya terasa sakit.

Selasa,20 Juni 2023,Mainem pun melaporkan peristiwa yang di alaminya ke Mapolrestabes Medan guna mendapatkan keadilan.

Petugas pun langsung membawa Mainem untuk mengecek Tempat Kejadian Perkara(TKP) yaitu di Perguruan Nasional Khalsa.Setelah melakukan olah TKP di mana saat terjadi pemukulan dan di sana sudah hadir Irwan dan Darmanto Satpam RS.Matherna yang turut serta menjelaskan kejadian di malam pemukulan terhadap Korban kepada Petugas Polrestabes Medan.


Penelusuran awak media di lokasi,menurut keterangan Darmanto,saat mendengar ada keributan dia pun memanggil Irwan dan bersama mereka melihat dan melerai perkelahian tersebut.(Selasa,20-06-2023).

" Begitu saya dengar ada suara keributan memaki-maki,saya langsung memanggil Irwan yang pada saat itu berdinas malam dan kami langsung ke tempat kejadian dan melerai perkelahian tersebut," kata Darmanto ke awak media.

Lantas di sambut temannya," Sampai di sekolah saya melihat ED memukul dan  Mainem hingga terjatuh dan ketika mau memukul lagi,saya punmenangkap tangannya dan menyuruhnya pergi meninggalkan sekolah," jelas Irwan.

Setelah melakukan oleh TKP Petugas pun membawa kembali Mainem ke Mapolrestabes Medan guna melengkapi berkas Laporannya di unit SPKT.

Selesai di unit SPKT melalui surat tanda penerimaan laporan(STPL) Nomor : STTLP/2007/VI/2023/SPKT POLRESTABES MEDAN SUMATERA UTARA,dan diteruskan ke Piket Unit Reskrim untuk pemeriksaan lanjut serta petugas menyerahkan Surat yang di tujukan ke Rumah Sakit untuk Visum et Repertum.

Di halaman Mapolrestabes Medan saat akan pulang,Mainem di wawancarai awak media prihal laporannya tersebut.

" Aku ke rumahnya cuma bilang,kalau kau mau sama Lakik ku,kau ambil aja tapi kau gak malu pake jilbab ngambil Lakik orang bagus buka aja jilbab mu,dan karena dia ribut terus aku pun pergi," jelas Mainem ke awak media.

Masih kata Mainem," Sesampainya aku di sekolah Khalsa,dia datang di bonceng anaknya naik sepeda motor begitu turun gak ada nanyak,langsung meninju muka ku dan memiting leherku di banting ya ke lantai aku gak bisa melawan karna,kakiku sakit bekas di operasi waktu kecelakaan dulu jadi aku pasrah ajalah bang," terangnya.

Ketika ditanya harapannya terkait masalah ini,Mainem menjawab semua di serahkan kepada petugas kepolisian dan memohon agar pihak kepolisian untuk memberikan keadilan kepadanya.

" Aku serahkan masalah ini ke pihak polisi untuk menindak lanjuti ya dan mohon kepada kepolisian agar bertindak seadil adilnya atas masalah ini," tuntas Mainem.(PS/IWAN GINTING).




Komentar Anda

Terkini: