POSKOTASUMATERA.COM-PALAS- Pemeliharaan rutin jalan di Kabupaten Padang Lawas menjadi tanda tanya publik, dari tahun-tahun sebelumnya polanya tetap sama.
Ada beberapa faktor penyebab pemeliharaan jalan di Kabupaten Padang Lawas Dipertanyakan, antara lain :
-Biaya tinggi sering tidak berbanding lurus dengan kualitas jalan, mengindikasikan adanya ketidakefisienan dalam manajemen dana.
-Kelemahan Perencanaan: Estimasi biaya pemeliharaan rutin sering kali tidak didasarkan pada perhitungan volume pekerjaan secara rinci.
-Kualitas Bangunan Rendah: Meski dilakukan pemeliharaan, tingkat kerusakan jalan tetap tinggi, menunjukkan standar pengerjaan yang belum maksimal.
-Jenis Permukaan Jalan: Jalan aspal memerlukan biaya pemeliharaan jauh lebih tinggi dibanding jalan kerikil, memicu perdebatan terkait efisiensi biaya.
-Ketidaksamaan Estimasi: Spesifikasi teknis pemeliharaan rutin sering kali belum terstandar secara merata.
Dilihat dari APBD Padang Lawas Tahun 2025, terdapat biaya pemeliharaan rutin jalan sebesar Rp1.250.000.000,-.
Pantauan Poskotasumatera.com, dari tahun ke tahun pola pemeliharaan jalan di Kabupaten tidak ada perubahan, walaupun semenjak 1 Tahun Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan.
Sebelumnya, aspal rusak dan berlobang di Simpang 4 Kelurahan Pasar Sibuhuan Kecamatan Barumun Kabupaten Padang Lawas dibiarkan, Warga berharap kepada Bupati Padang Lawas untuk memperbaikinya.(PS/SAHAT)