Kacabdisdik Wilayah XI Provsu Dr.Tetti Mahrani Pulungan Buka Acara FLS3N,O2SN dan OSN Tingkat SMA/MA Kota Padangsidimpuan di SMA 6 Padangsidimpuan
POSKOTASUMATERA.COM-PADANGSIDIMPUAN – Kegiatan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Tahun 2026 tingkat Kota Padangsidimpuan yang diselenggarakan oleh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA/MA sukses digelar di SMAN 6 Padangsidimpuan pada Selasa, 28 April 2026. Ajang ini tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga wahana ilmiah berbasis seni yang mendorong pengembangan kreativitas, kepekaan estetika, serta pembentukan karakter peserta didik secara komprehensif.
Dalam perspektif pendidikan kontemporer, FLS3N berfungsi sebagai laboratorium pembelajaran kontekstual yang mengintegrasikan kompetensi abad ke-21, seperti kreativitas, berpikir kritis, kolaborasi, dan komunikasi. Pendekatan ini sejalan dengan model project-based learning, di mana siswa dilibatkan secara aktif dalam proses penciptaan karya yang menuntut eksplorasi ide, pemecahan masalah, serta refleksi terhadap realitas sosial dan budaya.
SMAN 4 Padangsidimpuan tampil sebagai salah satu institusi yang mendominasi perolehan prestasi dari total 16 cabang lomba yang dipertandingkan. Pada kategori Musik Tradisional, grup sekolah ini berhasil meraih Juara I, menunjukkan kapasitas dalam melestarikan sekaligus mengaktualisasikan kearifan lokal melalui aransemen yang inovatif, harmonis, dan bernilai autentik.
Prestasi pada bidang seni visual dan literasi juga menunjukkan capaian signifikan. Cabang Desain Poster mengantarkan Sandrina Ayu sebagai Juara I dan Fauziah Nadinta sebagai Juara II. Sementara itu, pada cabang Baca Puisi, Rizky Diana Tasya berhasil meraih Juara III. Capaian ini mencerminkan kemampuan siswa dalam mengolah pesan visual dan verbal secara komunikatif, estetis, serta berbasis makna yang kuat.
Dominasi berlanjut pada cabang seni pertunjukan. Yolanda Sendoro meraih Juara I pada kategori Menyanyi Solo Putri, sedangkan Rafael Hamonangan berhasil menjadi Juara I pada lomba Cipta Lagu. Pada cabang Tari Kreasi, Grup Putra A meraih Juara I dan Grup Putri B meraih Juara III, memperlihatkan kekuatan ekspresi gerak, eksplorasi artistik, serta interpretasi budaya yang sarat nilai simbolik.
Tidak hanya itu, capaian prestasi juga diraih pada cabang Kriya dengan Juara III oleh Samuel Hedin Batubara, serta Komik Digital dengan Juara II oleh Given Emanuel. Di bidang literasi media, Sausan Daini Aqilah meraih Juara III pada cabang Jurnalistik, sementara Zainul Adnan memperoleh Juara II pada cabang Monolog, menunjukkan kemampuan naratif dan performatif yang kuat.
Pada cabang Film Pendek, tim yang terdiri dari Aditya Parsaulian, Nadya Putri Sitorus, dan Faridz Aulia Rahman berhasil meraih Juara II melalui karya audiovisual yang mengedepankan kekuatan storytelling, komposisi sinematografi, serta penyampaian pesan sosial yang reflektif. Hal ini menegaskan bahwa integrasi seni dan teknologi menjadi aspek penting dalam pembelajaran kreatif di era digital.
Kepala SMAN 4 Padangsidimpuan, Rosnidah Siregar, S.Pd., M.Si., menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil sinergi antara siswa, guru pembimbing, serta dukungan lingkungan sekolah dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang produktif dan inspiratif.
Sebelumnya, kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XI Provinsi Sumatera Utara, Dr. Tetti Mahrani Pulungan, S.Pd., M.Pd., di SMAN 6 Padangsidimpuan yang menegaskan pentingnya penguatan pendidikan berbasis seni sebagai bagian integral dari pembangunan karakter generasi muda yang adaptif dan berdaya saing global.(PS/BERMAWI)


