Respons Cepat BPJN PPK 3.5, Turunkan Alat Berat Usai Temui Massa Aksi Blokir Jalan di Desa Kuning I

/ Jumat, 26 Juni 2026 / 18.00.00 WIB

POSKOTASUMATRA.COM | ACEH TENGGARA – Aksi pemblokiran ruas jalan nasional Aceh Tenggara–Medan di Jembatan Desa Kuning I yang dilakukan puluhan warga, didominasi kaum ibu, pada Jumat (26/6/2026), langsung mendapat respons cepat dari pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) melalui PPK 3.5.

Di tengah berlangsungnya aksi, perwakilan BPJN PPK 3.5, Jaya, turun langsung menemui masyarakat untuk mendengarkan aspirasi dan keluhan yang selama ini dirasakan warga akibat banjir yang kerap melanda kawasan tersebut.

Dalam dialog bersama masyarakat, khususnya para ibu-ibu yang menggelar aksi, warga meminta agar jembatan segera diperbaiki atau ditinggikan sehingga aliran air dapat berjalan lancar dan tidak lagi menyebabkan banjir.

 "Kami meminta jembatan kami diperbaiki ataupun dinaikkan agar tidak menyebabkan banjir lagi," ujar salah seorang ibu peserta aksi kepada awak media.

Menanggapi tuntutan tersebut, Jaya mengatakan pihaknya bergerak cepat mengambil langkah penanganan sementara guna mengurangi risiko luapan air apabila hujan kembali turun.

 "Untuk mengantisipasi air semakin meluap lagi, maka kami menurunkan alat berat untuk melakukan normalisasi atau mengerok bagian bawah jembatan agar aliran air menjadi lebih lancar," ujar Jaya.

Menurutnya, normalisasi tersebut merupakan langkah awal yang segera dilakukan sambil menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait usulan perbaikan maupun peninggian jembatan.

Respons cepat BPJN PPK 3.5 yang langsung turun ke lokasi dan mengerahkan alat berat mendapat perhatian masyarakat. Warga berharap langkah darurat tersebut segera disusul dengan solusi permanen melalui pembangunan atau peninggian jembatan agar banjir tidak terus berulang setiap musim hujan.

Masyarakat menegaskan akan terus mengawal proses penanganan tersebut hingga tuntutan mereka benar-benar direalisasikan. Mereka berharap pemerintah pusat melalui BPJN segera merealisasikan solusi jangka panjang demi melindungi permukiman dan aktivitas warga Desa Kuning I dari ancaman banjir. (PS/ASP) 


Komentar Anda

Terkini: