Kepala SMPN 1 Tano Tombangan Angkola Terima Bibit Durian dari PT Agincourt Resources, Wujud Nyata Dukungan Menuju Sekolah Adiwiyata

/ Minggu, 02 Agustus 2026 / 17.26.00 WIB

Kepala SMP Negeri 1 Tano Tombangan Angkola, Padang Togatorop, S.Pd., M.M., menerima  bibit secara simbolis dilakukan oleh Manager Community Development PT Agincourt Resources (PTAR), Rohani Simbolon


POSKOTASUMATERA.COM – TAPSEL – Sebatang bibit durian yang diterima Kepala SMP Negeri 1 Tano Tombangan Angkola, Padang Togatorop, S.Pd., M.M., bukan sekadar tanaman yang akan tumbuh di halaman sekolah. Bibit tersebut membawa harapan tentang masa depan yang lebih hijau, sekaligus menjadi simbol kolaborasi dalam membangun karakter generasi muda yang peduli terhadap lingkungan. Penyerahan bibit secara simbolis dilakukan oleh Manager Community Development PT Agincourt Resources (PTAR), Rohani Simbolon, di Aula SMP Negeri 1 Batangtoru, baru-baru ini, untuk selanjutnya ditanam di lingkungan sekolah di Desa Hutaraja, Kecamatan Tano Tombangan Angkola.


Bagi keluarga besar SMP Negeri 1 Tano Tombangan Angkola, pohon durian yang kelak tumbuh besar akan menjadi saksi perjalanan para siswa dalam belajar mencintai alam. Di bawah rindangnya daun dan kuatnya akar yang menghunjam tanah, para peserta didik diharapkan memahami bahwa menjaga lingkungan bukan hanya kewajiban, tetapi juga bentuk rasa syukur dan tanggung jawab terhadap kehidupan yang akan diwariskan kepada generasi berikutnya.


Kepala SMP Negeri 1 Tano Tombangan Angkola, Padang Togatorop, S.Pd., M.M., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Agincourt Resources atas kepedulian yang diberikan kepada sekolah. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi penyemangat bagi seluruh warga sekolah untuk terus membangun budaya ramah lingkungan sekaligus memperkuat langkah menuju Sekolah Adiwiyata yang berkelanjutan. Ia meyakini bahwa perubahan besar selalu diawali dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten.


Penyerahan bibit durian merupakan bagian dari komitmen PT Agincourt Resources melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) dalam mendukung pendidikan yang berwawasan lingkungan. Program ini tidak hanya menghadirkan bantuan fisik berupa tanaman, tetapi juga mendorong lahirnya kebiasaan positif di sekolah melalui pembelajaran yang menanamkan nilai konservasi, kepedulian terhadap ekosistem, dan pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.


Komitmen tersebut diperkuat melalui pendampingan intensif yang dilaksanakan PT Agincourt Resources bersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tapanuli Selatan dan Yayasan Peduli Lingkungan (YPL) Semut Merah terhadap 11 sekolah binaan. Guru, Tim Adiwiyata, dan kader Adiwiyata dibekali pemahaman mengenai indikator penilaian, penyempurnaan administrasi, hingga strategi membangun budaya lingkungan yang terintegrasi dalam proses pembelajaran sehari-hari.


Selain memperkuat aspek administrasi, pendampingan juga diarahkan pada pembentukan karakter peserta didik melalui berbagai aktivitas nyata, mulai dari penghijauan, pengelolaan sampah, hingga pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai media belajar. Seluruh tahapan dipersiapkan secara sistematis, termasuk penyusunan dokumen dan pengunggahan bukti pendukung melalui Sistem Informasi Adiwiyata (SIDIA), sehingga sekolah memiliki kesiapan optimal dalam mengikuti penilaian menuju Adiwiyata Nasional maupun Adiwiyata Mandiri.


Melalui sinergi antara dunia usaha, pemerintah daerah, lembaga lingkungan, dan satuan pendidikan, harapan untuk melahirkan generasi yang peduli terhadap kelestarian bumi semakin terbuka lebar. Bibit durian yang hari ini ditanam mungkin membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk berbuah. Namun, nilai kepedulian, tanggung jawab, dan kecintaan terhadap lingkungan yang ditanamkan kepada para siswa diyakini akan tumbuh lebih cepat, mengakar kuat, dan menjadi bekal berharga bagi masa depan Tapanuli Selatan yang lebih hijau dan berkelanjutan.(PS/BERMAWI)

Komentar Anda

Terkini: