Fraksi Gerindra Minta Jawaban Bupati Pada Sidang Paripurna DPRD Pakpak Bharat

/ Sabtu, 25 November 2023 / 13.24.00 WIB

POSKOTASUMATERA,COM – PAKPAK BHARAT -  Fraksi Partai Gerindra Pakpak Bharat meminta jawaban Bupati dalam Sidang peripurna DPRD Pakpak Bharat, yang dibacakan Ragat Manik,S,Pd, dalam pemandangan umum fraksi terhadap Nota Pengantar Bupati Pakpak Bharat atas Ranperda APBD tahun 2024 yang berlangsung di ruang lantai II gedung DPRD dikomplek perkantoran panorama indah Salak,Jumat (24/11/2023).

Rapat Paripurna di Pimpin oleh Wakil Ketua Ketua Elson Angkat.SS,didampingi Mansehat Manik,SE,MP.d dan  dihadiri Ketua DPRD Pakpak Bharat Hotma Ramles Tumangger.Juga dihadiri Bupati yang  diawili oleh Wakil Bupati Dr H Mutsyuhito Solin M.Pd, Sekda Pakpak Bharat, Jalan Berutu S.Pd MM, pimpinan OPD, Forkopimda dan undangan para undangan lainnya.

Ada beberapa pertanyaan yang harus dijawab Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor melalui Wakil Bupati Dr H Mutsyuhito Solin M.Pd yang disampaikan Fraksi Gerindra,misalnya : dalam RAPBD tahun 2024, Fraksi Gerindra mempertanyakan belanja operasional sebesar Rp 429.483.181.077,- dimana belanja tersebut didominasi belanja pegawai sebesar Rp 228.900.842.129,- .Menurut Fraksi Gerindra, jumlah ini sangat fantastis dengan seukuran Kabupaten Pakpak Bharat yang kecil.

Fraksi Gerindra juga menyoroti terkait carut marutnya kepentingan untuk Pemilu 2024 dimana disinyalir pemimpin daerah yang telah menggerakkan aparaturnya untuk memenangkan partai tertentu dan caleg tertentu yang berlanjut dengan Pilkada serentak tahun 2024.

Begitu juga setiap tahunnya pemerintah pembelian tanah, padahal pembelian tanah sebelumnya hingga saat ini banyak yang bermasalah dan tidak jelas rimbanya dan Fraksi Gerindra mempertanyakan kepada Bupati sudah sejauh mana masalah tanah yang dihibahkan untuk pembangunan Makodim Pakpak Bharat dimana pemerintah Pakpak Bharat tidak profesional dalam pengadaan tanah tersebut karena masih dalam sengketa.

Begitu juga dalam janji-janji yang disampaikan dulunya seperti distributor pupuk haus ada di Kabupaten Pakpak Bharat,ternyata sampai sekarang tidak tahu bagaimana realisasinya,hanya tinggal janji.

Juga ditambahkan Fraksi Gerindra,bahwa keputusan pembelian pembatalan kendaraan tersebut tertera di notulen rapat badan anggaran dengan para camat dan mencakup BAPPEDA dan BPKAD.

“Namun kini dana Pembelian mobil tersebut yang sudah disepakati ditunda kini kembali “diselundupkan” ketika pembahasan di komisi,sehingga keputusan banggar seolah dianulir,” ucapnya.

Dan masih banyak pertanyaan disampaikan oleh Fraksi Gerindra kepada Bupati Pakpak Bharat,kiranya nantinya dijawab secara rinci dan transparan seperti yang dibacakan tersebut dan diserahkan kepada pimpinan sidang paripurna.

Setelah selesai Fraksi-fraksi DPRD Pakpak Bharat membacakan pendapatnya atas Nota Pengantar Bupati tentang Ranperda  APBD 2024 ,sekalian untuk menyerahkan kepada pimpinan sidang paripurna Elson Angkat.

Sebelum Elson Angkat menutup sidang paripurna tersebut dilakukan,pimpinan sidang dan wakil ketua DPRD menyerahkan kepada Wakil Bupati tentang pertanyaan para Fraksi-fraksi kepada Bupati agar dijawab nantinya pada sidang selanjutnya.

Pimpinan sidang  mengetuk palu sidang selesai,diberitahukan kepada seluruh anggota DPRD (legislative) dan kepada pihak eksekutiv ,sidang dilanjutkan pada tanggal 27 Nopember 2023 di gedungDPRD Pakpak Bharat  untuk mendngarkan jawaban Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor.  (PS/K.TUMANGGER).

Komentar Anda

Terkini: