Oknum Ketua OKP Penganiaya Wartawan Ditangkap, Kapolres Kunjungi Korban Aniaya di RS

/ Jumat, 13 Juli 2018 / 18.07.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM-BELAWAN- Meski oknum ketua OKP PP di Belawan bernama Misno Anwar (MA) telah ditangkap pihak Polres Pelabuhan Belawan  namun kondisi oknum wartawan korban penganiayaan tersangka MA masih terbaring lemas dan diopname di RS PHC Belawan diduga akibat luka -luka karena dipukuli.


 Desakan ditegakkannya hukum  disampaikan M.Yunus selaku pengacara kondang di Belawan mengatakan, pihak Polres Pelabuhan harus berani menegakkan hukum terhadap MA pelaku penganiayaan tanpa pandang bulu apalagi yang menjadi korban adalah seorang wartawan yang tugasnya dilindungi UU Pers No 40 tahun 1999 tentang kebebasan Pers.

"Kita harapkan penegakkan hukumnya sesuai UU Pers tersebut jangan sekedar hukum pidana (KUHPidana) saja,"cetus M.Yunus usai menghadiri acara syukuran HUT Bhayangkara ke 72 di Mapolres Pelabuhan Belawan.

 Sebagaimana diketahui hingga kini oknum wartawan Reportase Tipikor bernama Nelson Siregar masih trauma serta tangannya masih diperban karena patah akibat penganiayaan dilakukan MA oknum ketua PP Belawan.

Nelson menjadi korban penganiayaan gara-gara.dituduh MA memfoto lokasi proyek tembok PJKA yang tak BerSIMB dijaga oknum Ketua PP berinisial MA.

Oknum Ketua PP tersebut gelap mata main pukul oknum wartawan Nelson Siregar,  tak senang atas perlakuan aniaya oknum ketua PP Belawan yang arogan tersebut akhirnya korban diketahui wartawan Reportase Tipikor melaporkan tindakan kekerasan terhadap Pers itu ke Polres Pelabuhan Belawan dengan harapan pelaku dapat segera ditangkap.

Secara kronologis, Nelson Siregar menceritakan prihal kejadian, bermula pada pukul 15.15 WIB korban melintas di depan proyek tanah timbunan PJKA persisnya di depan Pelabuhan Bandar Deli Belawan, ketika itu ada rekan wartawan menghubungi korban via HP dan korban berhenti seketika tepat di proyek pembangunan tersebut, setelah itu korban minum kopi di jalan Jawa simpang Jln Bliton Timur di kedai kopi Maya dengan teman- teman korban diantaranya Bobi, Indra dan yang lainya.

Namun tiba-tiba datang ketua PP kecamatan Medan Belawan MA alias Mino Anuar mendatangi korban sembari menghardik korban   "Ngapain kamu memphoto lokasi proyek itu", ujar MA bernada tinggi.

Lalu korban menjawab  tidak ada memphoto lokasi proyek karena korban saat itu sedang memgangkat telepon masuk dari temannya lalu   memberhentikan sepeda motor yang dikenderai korban tepat di depan proyek PJKA tersebut.

Tak senang atas jawaban itu, serta merta MA memukul korban berulangkali mengenai wajah, tulang rusuk sebelah kiri dan rahang serta lengan korban.

Akan tetapi korban tidak ada melakukan perlawanan.Bahkan MA kemudian sempat ngomong mengancam akan membacok korban.

Tak puas main pukul, MA bergegas ke rumahnya naik sepeda motor dengan kecepatan tinggi mau mengambil parang kemudian korban pergi menyelamatkan diri selanjutnya melaporkan peristiwa penganiayaan tersebut ke Polres Pelabuhan Belawan.Ungkap korban pada para awak media .(Salim/Sul).
Komentar Anda

Terkini: