Aliansi Mahasiswa UIN SUNA dan DPM UNIMAL Gelar RDP dengan DPRK Lhokseumawe, Sampaikan 10 Petisi Rakyat

/ Jumat, 01 Mei 2026 / 17.24.00 WIB
Dokumen Istimewa 

POSKOTASUMATERA.COM | LHOKSEUMAWE--Aliansi Mahasiswa UIN SUNA bersama DPM UNIMAL melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DPRK Kota Lhokseumawe. RDP tersebut turut dihadiri Ketua DPRK beserta beberapa anggota dewan yang menerima langsung aspirasi mahasiswa, berlangsung pada Jumat 30 April 2026.

Dalam forum tersebut, mahasiswa menyampaikan 10 petisi rakyat yang menyoroti berbagai persoalan mendesak di daerah. Aliansi mahasiswa secara tegas menolak Pergub No. 02 Tahun 2026 karena dinilai berpotensi melemahkan JKA. Mahasiswa juga mendesak Pemerintah Kota Lhokseumawe agar segera memperbaiki jalan rusak serta mengaktifkan kembali penerangan lampu jalan yang banyak padam.

Selain itu, mahasiswa meminta penanganan serius terhadap persoalan drainase yang kerap memicu banjir saat hujan, percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana bagi wilayah terdampak, peningkatan perlindungan terhadap perempuan dan anak dari tindak kekerasan, perbaikan kualitas pelayanan publik.

Peningkatan kebersihan kota, penataan lingkungan perkotaan, transparansi penggunaan anggaran daerah, pengawasan terhadap program pembangunan, serta kebijakan pemerintah yang benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Aliansi mahasiswa menegaskan bahwa seluruh petisi tersebut harus segera ditindaklanjuti dan tidak boleh berhenti sebatas forum seremonial. DPRK Kota Lhokseumawe diminta menjalankan fungsi pengawasan secara nyata serta memastikan setiap keluhan masyarakat mendapat solusi konkret.

“Mahasiswa hadir untuk menyuarakan kepentingan rakyat. Jika persoalan ini terus diabaikan, maka gerakan yang lebih besar akan kembali lahir,” tegas Fauzan Azima, Ketua DEMA UIN SUNA dan Rendi Ketum DPM Universitas Malikussaleh.

Sementara itu, Ketua DPRK Lhokseumawe Faisal menyambut baik langkah strategis yang disampaikan adik adik mahasiswa untuk kemajuan Kota Lhokseumawe ini. 

Kami akan segera duduk dengan Walikota Lhokseumawe untuk 10 poin yang disampaikan oleh mahasiswa, sebagai langkah tindak lanjut aspirasi masyarakat. Persoalan rakyat adalah persoalan kita bersama yang harus segera kita cari solusi untuk kemajuan dan kemakmuran Kota Lhokseumawe kedepan, tutur Faisal dari fraksi Partai Aceh.  (PS | IMAM)

Komentar Anda

Terkini: