Bupati Tapsel H.Gus Irawan Pasaribu Serahkan Hadiah Juara Umum MTQN ke 58 Kepada Camat Sayurmatinggi Enri Cofermi Batubara
POSKOTASUMATERA.COM –TAPSEL- Perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-58 Tingkat Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2026 resmi ditutup oleh Bupati Gus Irawan Pasaribu di Lapangan Bola Biru Bagusi, Desa Biru, Kecamatan Aek Bilah, Sabtu malam (23/5/2026). Penutupan berlangsung khidmat dan penuh nuansa religius, ditandai dengan lantunan adzan serta pemadaman lampu mimbar tilawah yang selama tiga hari menjadi pusat syiar Islam dan pembinaan generasi Qur’ani di daerah tersebut.
MTQ yang mengusung tema “MTQ ke-58 sebagai Momentum Tapanuli Selatan Bangkit Menuju Generasi Qur’ani yang Unggul dan Berkarakter” itu berlangsung sejak 21 hingga 23 Mei 2026 dan diikuti oleh kafilah dari 15 kecamatan se-Tapanuli Selatan. Ribuan masyarakat memadati arena utama MTQ untuk menyaksikan malam penutupan sekaligus pengumuman para juara dari berbagai cabang perlombaan tilawah, tahfiz, tafsir, hingga qiraatil kutub.
Dalam sambutannya, Bupati Gus Irawan Pasaribu menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, dewan hakim, pemerintah kecamatan, serta masyarakat Kecamatan Aek Bilah yang dinilai sukses menjadi tuan rumah penyelenggaraan MTQ tahun ini. Ia menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar kompetisi membaca Al-Qur’an, melainkan wahana strategis dalam memperkuat syiar Islam dan membangun karakter generasi muda yang berakhlakul karimah.
Menurutnya, nilai utama dari MTQ terletak pada implementasi ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sosial masyarakat. Karena itu, para peserta yang belum berhasil meraih prestasi diminta tetap semangat untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan. “Menang atau kalah bukan tujuan utama, melainkan bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an mampu menjadi pedoman hidup dalam membangun masyarakat yang religius, cerdas, dan berintegritas,” ujar Bupati.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga memaparkan arah pembangunan daerah menuju visi “Tapanuli Selatan yang Maju dan Berkarakter Unggul, Sehat, Cerdas, dan Sejahtera Menyongsong Indonesia Emas 2045.” Fokus pembangunan, kata dia, meliputi penguatan infrastruktur dasar, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, reformasi birokrasi, hingga pengembangan sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat Tapanuli Selatan.
Salah satu program prioritas yang kembali ditegaskan ialah fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) bunga 0 persen bagi petani dan pelaku UMKM melalui kerja sama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan dengan Bank Sumut. Program tersebut dinilai sebagai langkah konkret dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan, mengingat sebagian besar masyarakat Tapanuli Selatan menggantungkan hidup pada sektor pertanian dan usaha mikro.
Pada malam penutupan, dewan hakim menetapkan Kecamatan Sayur Matinggi sebagai Juara Umum MTQ ke-58 Tingkat Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2026 setelah berhasil meraih nilai tertinggi dari berbagai cabang perlombaan. Sementara itu, Kecamatan Aek Bilah selaku tuan rumah berhasil mencatat prestasi membanggakan dengan meraih Juara Umum Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK). Keberhasilan kedua kecamatan tersebut disambut meriah oleh para pendukung dan masyarakat yang hadir di arena MTQ.
Camat Enri Cofermi Batubara menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan semua pihak sehingga Kecamatan Sayur Matinggi kembali mempertahankan tradisi sebagai juara umum. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras para peserta, pembina, official, serta dukungan masyarakat yang terus mendorong pembinaan generasi Qur’ani di tingkat kecamatan.
Selain pengumuman juara umum, Bupati Gus Irawan Pasaribu juga menyerahkan hadiah umrah kepada lima peserta terbaik berdasarkan rekomendasi LPTQ Kabupaten Tapanuli Selatan. Mereka adalah Alwi Miftahul Rizki Harahap dari Kecamatan Marancar, Zaskia Auliya, Syifa Azzahra, dan Ahmad Fahrezi dari Kecamatan Sayur Matinggi, serta Fairus Izdinar Bahri dari Kecamatan Aek Bilah. Hadiah umrah tersebut didukung oleh sejumlah sponsor, di antaranya Bank Sumut, PT Agincourt Resources, PLTA Batang Toru, PT SKL Muara Batang Toru, serta Travel Haji dan Umrah Multazam.
Dalam rangkaian akhir acara, Ketua LPTQ Kabupaten Tapanuli Selatan turut menyerahkan rekomendasi calon tuan rumah MTQ ke-59 kepada pemerintah daerah. Tiga kecamatan yang diusulkan yakni Kecamatan Marancar, Kecamatan Angkola Muara Tais, dan Kecamatan Arse. Pemerintah daerah menyatakan akan mempertimbangkan usulan tersebut sebelum menetapkan lokasi resmi pelaksanaan MTQ tahun mendatang.(PS/BERMAWI)

