POSKOTASUMATRA.COM | ACEH TENGGARA – Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Desa Seri Muda, Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara, Senin (1/6/2026) malam sekitar pukul 21.30 WIB. Dalam peristiwa tersebut, tiga unit rumah warga ludes dilalap api, sementara satu unit rumah lainnya mengalami kerusakan ringan.
Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Aceh Tenggara, kebakaran pertama kali diketahui warga setempat setelah terlihat kepulan asap disertai kobaran api dari salah satu rumah yang sebagian besar berkontruksi kayu.
Mengetahui kejadian tersebut, warga segera berupaya melakukan pemadaman secara mandiri sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran. BPBD Aceh Tenggara yang menerima laporan langsung mengerahkan lima unit armada pemadam kebakaran ke lokasi.
Petugas pemadam yang dibantu personel TNI, Polri, dan masyarakat setempat berjibaku memadamkan api agar tidak merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian. Setelah berlangsung hampir satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 22.13 WIB.
Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tenggara, Mohd. Asbi, ST., MM., melalui Plt. Kabid Pemadam Kebakaran, Sazali, SE, mengatakan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, seluruh isi rumah yang terbakar tidak sempat diselamatkan sehingga kerugian material diperkirakan cukup besar.
"Begitu menerima laporan, petugas langsung bergerak ke lokasi dengan mengerahkan lima unit armada pemadam kebakaran. Berkat kerja sama seluruh unsur dan masyarakat, api berhasil dipadamkan sehingga tidak meluas ke bangunan lainnya," ujar Sazali kepada poskotasumatra.com, Selasa (02/06/2026).
Data BPBD Aceh Tenggara mencatat tiga rumah yang mengalami rusak berat masing-masing milik Abdurahman (65), Mawardi (45), dan Rabudin (48). Sementara satu unit rumah milik Arina Wati (42) mengalami kerusakan ringan akibat terdampak kobaran api.
Akibat musibah tersebut, sebanyak empat kepala keluarga (KK) atau 15 jiwa terdampak. Saat ini BPBD Aceh Tenggara masih melakukan pendataan dan kaji cepat di lapangan untuk menentukan kebutuhan penanganan darurat bagi para korban.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
BPBD Aceh Tenggara mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada malam hari, dengan memastikan instalasi listrik, kompor, maupun sumber api lainnya dalam kondisi aman sebelum ditinggalkan. (PS/ASP)

