![]() |
| Dokumen Istimewa |
POSKOTASUMATERA.COM | BANDA ACEH --Jarak antara kampus dan sekolah tidak hanya soal geografis. Ia juga soal keberanian untuk hadir, untuk menyapa, dan untuk memberi makna di luar tembok perkuliahan.
Himpunan Mahasiswa Hukum Pidana Islam (HIMAPI) Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry Banda Aceh menjembatani jarak itu dengan menggelar HIMAPI Goes to School di SMA Negeri 1 Lembah Seulawah. Program perdana ini terlaksana di bawah kepemimpinan Maulidan Nasir Nasution sebagai Ketua Panitia, didampingi Wiska Salsabila sebagai Wakil Ketua Panitia.
Program kolaborasi antara Divisi Humas dan PSDM ini berjalan dengan dukungan kelembagaan yang kuat. Ketua Program Studi Hukum Pidana Islam, Kepala Subbagian FSH, dan Wakil Dekan III Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry telah memberikan persetujuan resmi atas terselenggaranya kegiatan ini. Hal tersebut menjadi fondasi yang memperkuat legitimasi program sekaligus mempertegas bahwa HIMAPI bergerak dalam koridor yang tepat dan bertanggung jawab.
Kegiatan berlangsung kondusif dan penuh antusias. Di balik kelancaran itu berdiri pengurus HIMAPI Periode 2026–2027 yang solid, dikomandoi Ampon Muqtadir selaku Ketua Himpunan dan Atika Nabila selaku Wakil Ketua Umum. Dukungan penuh dari pimpinan himpunan menjadi energi tambahan bagi seluruh panitia yang telah berjuang dari persiapan hingga pelaksanaan.
"Dari kampus ke sekolah, kami ingin membuktikan bahwa HIMAPI nyata. Bukan hanya di atas kertas, bukan hanya di dalam ruang rapat, tapi hadir dan dirasakan. Apresiasi terbesar saya untuk seluruh panitia yang telah membuat ini menjadi kenyataan," ungkap Maulidan Nasir Nasution.
Langkah HIMAPI hari ini adalah cermin dari semangat yang lebih besar: bahwa mahasiswa hukum Islam bukan hanya pelajar, tetapi juga agen perubahan yang siap membawa nilai dan ilmunya ke hadapan masyarakat secara langsung. (PS | DAMRY)
