Penamatan Angkatan II Ponpes Tahfidz Al-Romly: Cetak Generasi Hafiz Qurani Siap Menjadi Agen Perubahan

/ Kamis, 04 Juni 2026 / 18.43.00 WIB


Para Santri Santriah Foto Bersama Kepala Desa Pimpinan ponpes dan Wisudawan Santri Santri ah  


POSKOTASUMATERA.COM – TAPANULI SELATAN – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti Lapangan Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidz Al-Romly, Desa Bandar Hapinis, Kecamatan Muara Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kamis (4/6/2026). Sebanyak 19 santri dan santriah resmi menyelesaikan pendidikan dan mengikuti prosesi penamatan Angkatan II yang berlangsung khidmat di hadapan ribuan tamu undangan, orang tua, tokoh masyarakat, serta unsur pemerintah.

Penamatan ini menjadi bukti nyata keberhasilan lembaga pendidikan berbasis Al-Qur'an dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul dalam hafalan, tetapi juga memiliki karakter, akhlak, dan daya saing yang kuat. Dalam perspektif pendidikan Islam modern, penguasaan Al-Qur'an yang dipadukan dengan pendidikan formal menjadi modal penting untuk mencetak sumber daya manusia yang berintegritas dan mampu menghadapi tantangan global.

Pembina Yayasan Ponpes Tahfidz Al-Romly, Ustaz Muhazwar, M.Pd.I., dalam sambutannya berpesan agar para lulusan tidak berhenti menuntut ilmu. Menurutnya, wisuda dan penamatan hanyalah salah satu tahap dalam perjalanan panjang pendidikan. Ia mendorong para santri untuk terus melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi demi mempersiapkan diri menjadi pemimpin umat dan agen perubahan di masa depan. Sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi santri, pihak yayasan juga memberikan hadiah ibadah umrah kepada peraih Juara Umum.

Kepala Desa Bandar Hapinis, Muslim Nasution, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh santri dan santriah yang telah menyelesaikan pendidikan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan para lulusan merupakan wujud nyata dari visi pesantren dalam mencetak generasi HAK, yaitu Hafiz, Alim, dan Kompetitif. Prestasi tersebut terlihat dari empat santri yang berhasil menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Qur'an serta 17 santri yang meraih prestasi pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2026, dengan empat di antaranya akan mewakili daerah ke tingkat Provinsi Sumatera Utara pada Juli mendatang..


Muslim Nasution juga mengungkapkan rasa bangganya karena para lulusan telah berhasil melanjutkan pendidikan ke berbagai perguruan tinggi. Tiga orang diterima untuk melanjutkan studi ke Mesir, empat orang ke perguruan tinggi di Sumatera Utara, empat orang ke Riau, dua orang ke Sumatera Barat, delapan orang ke UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary (UIN Syahada), serta satu orang ke Aupa Royhan.

 Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa pesantren mampu melahirkan lulusan yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Dalam kesempatan itu, berbagai penghargaan dan beasiswa juga diberikan kepada santri berprestasi. Juara Umum diraih oleh Yulia Harahap yang memperoleh hadiah utama berupa ibadah umrah dan beasiswa pendidikan senilai Rp3 juta.

 Sementara itu, Juara II menerima voucher pendidikan sebesar Rp2,5 juta dan Juara III memperoleh voucher senilai Rp1,5 juta. Empat santri penghafal 30 juz Al-Qur'an juga mendapat apresiasi khusus sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi mereka dalam menghafal Kalamullah.
Sementara itu, perwakilan Pemerintah Kecamatan Muara Batangtoru menyampaikan apresiasi atas capaian para lulusan dan berharap mereka terus melanjutkan pendidikan. Menurutnya, investasi terbaik bagi masa depan bangsa adalah pendidikan yang mampu membangun kecerdasan intelektual, spiritual, dan sosial secara seimbang. Karena itu, para santri diharapkan mampu menjadi pribadi yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.

Ketua Yayasan Tahfidz Al-Romly, Ahyar Nasution, mengucapkan terima kasih kepada seluruh orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada pesantren. Dengan mengusung motto "Jaga Sholatmu, Sayangi Orang Tuamu, dan Muliakan Gurumu", Ponpes Tahfidz Al-Romly terus berkomitmen membentuk generasi Qurani yang berakhlak mulia, berwawasan luas, serta siap memberikan kontribusi positif bagi pembangunan masyarakat. Acara penamatan yang dihadiri Camat Muara Batangtoru, Kepala Desa Bandar Hapinis, Kepala Desa Muara Hutaraja, KUA Muara Batangtoru, MUI, tokoh masyarakat, dan ribuan warga tersebut menjadi momentum penting dalam meneguhkan peran pesantren sebagai pusat lahirnya generasi emas yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur'an.(PS/BERMAWI)



Komentar Anda

Terkini: