POSKOTASUMATERA.COM-PADANGSIDIMPUAN – SMAN 4 Padangsidimpuan menggelar kegiatan Pentas Seni (Pensi) Pasca Semester Genap pada 17–18 Juni 2026 di lingkungan sekolah. Kegiatan ini menjadi ajang praktik mata pelajaran Seni Musik Berbahasa Indonesia bagi siswa kelas X dan XI sekaligus ruang bagi peserta didik untuk menampilkan kreativitas, bakat, serta kemampuan berkesenian yang telah dipelajari selama satu semester.
Pentas seni tersebut dibimbing oleh guru seni Sukriyadi Daulay, S.Sn. dan Purnama Sari, S.Pd yang secara intensif membina para siswa dalam mempersiapkan berbagai penampilan. Beragam sajian seni musik dan pertunjukan edukatif ditampilkan dengan mengedepankan kualitas musikalitas, penguasaan materi, serta penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan komunikatif sebagai bagian dari kompetensi pembelajaran.
Kepala SMAN 4 Padangsidimpuan, Rosnidah Siregar, S.Pd., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan pentas seni merupakan implementasi pembelajaran berbasis proyek yang bertujuan mengembangkan potensi peserta didik secara menyeluruh. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, kreativitas, kemampuan berkolaborasi, dan kepercayaan diri siswa.
Secara ilmiah, kegiatan seni memiliki kontribusi positif terhadap perkembangan kognitif, afektif, dan psikomotorik peserta didik. Berbagai penelitian pendidikan menunjukkan bahwa keterlibatan dalam aktivitas seni mampu meningkatkan kemampuan berpikir kreatif, komunikasi, pemecahan masalah, serta kecerdasan emosional.Oleh karena itu, pentas seni menjadi bagian penting dalam mendukung terwujudnya pembelajaran yang aktif, inovatif, dan menyenangkan.
Suasana kegiatan berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari seluruh warga sekolah. Setiap kelas menampilkan pertunjukan yang beragam, mulai dari musik vokal, musik ansambel, hingga penampilan kreatif lainnya yang mencerminkan kerja sama tim, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Penampilan para siswa mendapat apresiasi dari guru maupun sesama peserta didik karena dinilai mampu menampilkan karya yang inspiratif dan berkualitas.
Selain menjadi sarana evaluasi hasil belajar, kegiatan ini juga memperkuat budaya sekolah yang menghargai prestasi dan keberagaman bakat peserta didik. Pentas seni memberikan pengalaman belajar yang kontekstual sehingga siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikan pengetahuan melalui karya nyata yang bermanfaat bagi pengembangan diri.
Melalui penyelenggaraan Pentas Seni Pasca Semester ini, SMAN 4 Padangsidimpuan kembali menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung lahirnya generasi muda yang kreatif, berkarakter, berbudaya, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai media pengembangan potensi siswa sekaligus memperkuat kualitas pendidikan di sekolah.(PS/BERMAWI)



