PLN Hijau Satukan Langkah Pemerintah, BPJS Ketenagakerjaan, dan Masyarakat, Wakil Wali Kota Gorontalo: Menjaga Lingkungan Adalah Tanggung Jawab Bersama

/ Sabtu, 13 Juni 2026 / 16.09.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM – GORONTALO – Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan tampak menyatu dalam kegiatan PLN Hijau yang digelar di Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo, Sabtu (13/6/2026). Tidak sekadar menanam pohon dan membersihkan sungai, kegiatan ini menjadi simbol kolaborasi lintas sektor untuk menjaga bumi sekaligus memberikan perlindungan kepada para pekerja yang setiap hari berada di garis depan menjaga kebersihan lingkungan.


Hadir langsung dalam kegiatan tersebut, Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel, mengingatkan bahwa perubahan iklim kini bukan lagi sekadar isu global, tetapi telah dirasakan langsung oleh masyarakat. Ia mencontohkan peristiwa banjir yang terjadi di luar musim hujan sebagai bukti bahwa alam sedang memberikan peringatan agar manusia lebih peduli terhadap lingkungan.


"Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. Kita pernah mengalami banjir padahal saat itu bukan musim hujan. Ini menjadi peringatan bahwa cuaca sekarang sudah berubah-ubah. Karena itu, semua pihak harus peduli dan aktif menjaga lingkungan," ujar Indra Gobel di hadapan peserta kegiatan.


Manager PLN Gorontalo, Ardi, menjelaskan bahwa program PLN Hijau dilaksanakan melalui dua aksi nyata, yakni penanaman pohon di kompleks Kantor Camat Kota Selatan dan aksi pembersihan sungai. Menurutnya, kedua kegiatan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab sosial PLN dalam mendukung pelestarian lingkungan, memperluas ruang hijau, menjaga kualitas udara, sekaligus mengurangi dampak pemanasan global yang semakin dirasakan masyarakat.


Di balik aksi penghijauan itu, perhatian juga diberikan kepada para pekerja yang setiap hari menjaga kebersihan kota. Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Gorontalo, Sanco Simanullang, menegaskan bahwa petugas Dinas Lingkungan Hidup, khususnya pegawai non-ASN seperti penyapu jalan, pengangkut sampah, petugas taman, tenaga harian lepas, hingga operator alat berat, wajib memperoleh perlindungan melalui Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Mereka merupakan kelompok pekerja dengan risiko tinggi yang membutuhkan kepastian perlindungan saat menjalankan tugas.


Keikutsertaan BPJS Ketenagakerjaan dalam kegiatan bertajuk Employee Volunteering menjadi bukti bahwa perlindungan sosial tidak hanya diwujudkan melalui pemberian jaminan, tetapi juga melalui keterlibatan langsung dalam aksi kemanusiaan dan pelestarian lingkungan. Kehadiran BPJS Ketenagakerjaan bersama PLN dan Pemerintah Kota Gorontalo memperlihatkan bahwa pembangunan berkelanjutan harus berjalan seiring dengan perlindungan terhadap para pekerja.


Melalui sinergi tersebut, seluruh peserta berharap gerakan menjaga lingkungan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan tumbuh menjadi budaya bersama. Dengan lingkungan yang hijau, sungai yang bersih, serta pekerja yang terlindungi dalam jaminan sosial ketenagakerjaan, Kota Gorontalo diharapkan semakin tangguh menghadapi tantangan perubahan iklim sekaligus menjadi kota yang nyaman, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.(BERMAWI)



Komentar Anda

Terkini: