/ Kamis, 18 Juni 2026 / 21.23.00 WIB

 

POSKOTASUMATERA.COM | TAPUT – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara secara resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap program strategis nasional dalam penyediaan data ekonomi yang akurat, lengkap, dan mutakhir. 

Pencanangan tersebut dilakukan oleh Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng, sekaligus memimpin Apel Siaga Petugas Pendataan Lapangan (PPL) Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung di Hotel Hineni, Tarutung, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempersiapkan pelaksanaan pendataan ekonomi secara menyeluruh yang akan dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Apel siaga juga menandai kesiapan para petugas lapangan yang akan turun langsung ke masyarakat untuk mendata berbagai aktivitas ekonomi dan usaha di Kabupaten Tapanuli Utara.

Dalam amanatnya sebagai pembina apel, Wakil Bupati Deni Lumbantoruan menegaskan bahwa Sensus Ekonomi merupakan amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik yang diselenggarakan setiap sepuluh tahun sekali. 

Sensus ini bertujuan mengumpulkan dan menyajikan data dasar seluruh kegiatan ekonomi secara lengkap, rinci, dan terkini sebagai landasan penyusunan kebijakan pembangunan nasional maupun daerah."Menurutnya, keberadaan data yang valid dan terpercaya sangat penting dalam menentukan arah pembangunan yang tepat sasaran. 

Data hasil sensus nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam merumuskan berbagai program pembangunan ekonomi, pemberdayaan pelaku usaha, peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, hingga penguatan sektor-sektor ekonomi yang menjadi tulang punggung masyarakat.

“Sensus Ekonomi bukan sekadar kegiatan pendataan, tetapi merupakan fondasi penting dalam perencanaan pembangunan. Data yang akurat akan membantu pemerintah memahami kondisi riil perekonomian masyarakat sehingga kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” ujar Wakil Bupati.

Di hadapan peserta apel dan para undangan yang hadir, Wakil Bupati juga menyampaikan pesan penting kepada masyarakat yang dirangkum dalam akronim TIR, yaitu Terima kedatangan petugas sensus, Isi data dengan jujur dan akurat, serta Rahasianya terjaga.

Pesan tersebut disampaikan untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan sensus sekaligus memastikan partisipasi aktif seluruh pelaku usaha dalam memberikan informasi yang dibutuhkan.

“Tidak perlu ragu untuk memberikan data yang benar dan lengkap. BPS menjamin kerahasiaannya. Data yang diberikan masyarakat dilindungi oleh undang-undang dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik, bukan untuk tujuan lain,” tegas Deni Lumbantoruan.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 akan menjangkau seluruh unit usaha tanpa terkecuali, mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah hingga perusahaan berskala besar. Usaha-usaha seperti kedai, warung, lapo, bengkel, pedagang pasar, pelaku usaha rumahan, hingga korporasi besar akan menjadi bagian dari pendataan.

Menurut Wakil Bupati, tidak ada usaha yang terlalu kecil untuk dicatat. Setiap usaha memiliki peran penting dalam menggerakkan roda perekonomian daerah serta memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Setiap usaha memiliki cerita, tantangan, dan kontribusi bagi pembangunan ekonomi. Karena itu seluruh pelaku usaha perlu berpartisipasi agar pemerintah memperoleh gambaran yang utuh mengenai kondisi ekonomi daerah,” katanya.

Ia berharap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat menghasilkan basis data yang komprehensif mengenai struktur ekonomi Kabupaten Tapanuli Utara, potensi sektor usaha yang berkembang, tantangan yang dihadapi pelaku usaha, serta peluang investasi yang dapat dikembangkan di masa mendatang.

Dengan tersedianya data yang akurat dan mutakhir, pemerintah akan lebih mudah menyusun strategi pembangunan ekonomi yang berkelanjutan, memperkuat UMKM, meningkatkan daya saing daerah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan merata di seluruh wilayah Tapanuli Utara.

Apel Siaga Petugas Pendataan Lapangan Sensus Ekonomi 2026 diikuti oleh para petugas dari Kecamatan Tarutung dan Kecamatan Siatas Barita. Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda, Plt Kepala BPS Tapanuli Utara Wivo Prawiska Sinaga, Asisten Perekonomian dan Pembangunan David Sipahutar, 

Staf Ahli Bupati Denny Simamora, Kepala Bappelitbangda Kristina Nahampun, Sekretaris DPRD Mutiha Simaremare, Plt Kepala Dinas Dukcapil Romusa Simanungkalit, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah lainnya.

Melalui pencanangan ini, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. 

Masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi aktif menerima petugas sensus dan memberikan data yang benar, sehingga hasil sensus benar-benar mampu menggambarkan kondisi ekonomi daerah sebagai dasar mewujudkan pembangunan yang lebih maju, berdaya saing, dan berkelanjutan. (PS/B.Nababan)


Komentar Anda

Terkini: