POSKOTASUMATRA.COM | ACEH TENGGARA – Ketika sebagian besar masyarakat mulai terlelap dan aktivitas malam berangsur sepi, personel Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Aceh Tenggara justru bergerak menembus gelapnya malam. Dengan menyisir sejumlah titik rawan, kawasan pertokoan, objek vital, hingga pusat keramaian warga, petugas memastikan situasi keamanan tetap terkendali dan ruang gerak pelaku kejahatan semakin terbatas, Selasa (09/6/2026).
Langkah ini merupakan bagian dari upaya preventif Polres Aceh Tenggara dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memberikan rasa aman bagi warga yang masih beraktivitas pada malam hari.
Patroli dilakukan secara intensif dengan menyasar lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi tempat terjadinya tindak kriminalitas maupun gangguan ketertiban umum. Kehadiran polisi di lapangan tidak hanya berfungsi sebagai pengawasan, tetapi juga menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.
Selain memantau situasi, personel URC turut berdialog langsung dengan masyarakat di warung kopi, pusat keramaian, dan lokasi berkumpulnya warga. Melalui pendekatan humanis tersebut, petugas menyerap berbagai informasi dari masyarakat sekaligus mengajak warga untuk bersama-sama menjaga lingkungan dari potensi gangguan keamanan.
Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri, S.I.K melalui Kasat Reskrim Iptu Zery Irfan, S.H., M.H menegaskan bahwa patroli rutin yang dilakukan merupakan strategi kepolisian untuk mencegah berbagai bentuk tindak kejahatan sebelum terjadi.
"Patroli ini adalah bentuk komitmen kami dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan mampu mencegah potensi tindak kriminalitas, aksi premanisme, balap liar, tawuran, maupun gangguan keamanan lainnya yang dapat meresahkan masyarakat," ujar Iptu Zery Irfan.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan situasi yang aman. Karena itu, patroli dialogis terus diintensifkan agar hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat serta memudahkan pertukaran informasi terkait kondisi keamanan di lapangan.
Upaya yang dilakukan URC Satreskrim tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat. Warga menilai kehadiran polisi pada jam-jam rawan memberikan rasa tenang sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Melalui patroli malam yang terus digencarkan, Polres Aceh Tenggara menegaskan komitmennya untuk tidak memberi ruang bagi pelaku kejahatan berkembang di wilayah hukumnya. Dengan kehadiran personel di lapangan secara konsisten, diharapkan setiap sudut Aceh Tenggara tetap berada dalam kondisi aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat. (PS/ASP)

