Sepulang Haji, H. Sawal Pane dan Istri Berbagi Riyal, Sajadah, dan Tasbih, Wujud Syukur yang Memperkuat Silaturahmi

/ Selasa, 16 Juni 2026 / 17.21.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM – PADANGSIDIMPUAN – Rasa syukur atas kesempatan menunaikan ibadah haji diwujudkan H. Sawal Pane, SE., M.Si., bersama istri melalui aksi berbagi kepada tetangga, keluarga, dan kaum kerabat usai kembali dari Tanah Suci. Momentum penuh makna tersebut berlangsung di kediamannya dalam suasana kekeluargaan setelah acara makan bersama pada Selasa pagi (16/6/2026), yang diwarnai doa, kebersamaan, dan rasa haru.


Usai jamuan makan, pasangan haji tersebut membagikan uang Riyal, sajadah, dan tasbih kepada para tamu yang hadir. Tradisi ini telah lama menjadi bagian dari budaya masyarakat Indonesia sebagai simbol ungkapan syukur sekaligus bentuk penghormatan kepada keluarga dan masyarakat yang senantiasa memberikan doa serta dukungan selama menjalankan ibadah di Makkah dan Madinah.


Dalam perspektif ilmu sosial, tradisi berbagi pasca-haji memiliki nilai yang sangat penting dalam memperkuat modal sosial (social capital). Para ahli sosiologi menjelaskan bahwa budaya saling memberi mampu meningkatkan kepercayaan, mempererat hubungan antarmasyarakat, serta menumbuhkan solidaritas sosial. Nilai tersebut selaras dengan ajaran Islam yang menempatkan sedekah, ukhuwah Islamiyah, dan kepedulian terhadap sesama sebagai bagian dari akhlak mulia seorang Muslim.


Pembagian uang Riyal tidak hanya bernilai sebagai cendera mata dari Tanah Suci, tetapi juga memiliki makna simbolis yang mendalam. Riyal menjadi pengingat spiritual atas perjalanan ibadah haji, sementara sajadah dan tasbih menjadi sarana untuk terus meningkatkan kualitas ibadah. Bagi penerimanya, bingkisan tersebut diharapkan menjadi motivasi untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.


Suasana penuh kehangatan tampak dari raut wajah para tamu yang menerima bingkisan tersebut. Mereka menyampaikan rasa syukur dan turut mendoakan agar H. Sawal Pane beserta istri senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan, serta memperoleh predikat haji yang mabrur. Momen tersebut juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antarwarga dalam nuansa kekeluargaan yang harmonis.


H. Sawal Pane mengungkapkan bahwa ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang memberikan banyak pelajaran tentang kesabaran, keikhlasan, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap sesama. Menurutnya, pengalaman selama berada di Tanah Suci menjadi bekal untuk terus memperbaiki diri serta meningkatkan kontribusi positif bagi masyarakat. Ia berharap semangat ibadah haji dapat terus tercermin dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling menghormati, berbagi, dan memperkuat persaudaraan.


Kegiatan berbagi yang dilakukan H. Sawal Pane dan istri menjadi teladan bahwa kemabruran haji tidak hanya tercermin dalam kesalehan pribadi, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian sosial. Dengan berbagi kebahagiaan, mempererat silaturahmi, dan menebarkan manfaat kepada sesama, nilai-nilai luhur ibadah haji diharapkan terus hidup di tengah masyarakat serta menjadi inspirasi dalam membangun kehidupan yang harmonis, religius, dan penuh keberkahan.(PS/BERMAWI)



Komentar Anda

Terkini: