SMAN 1 Siabu Semarakkan Pawai Obor 1 Muharram 1448 H, Wujudkan Semangat Hijrah dan Penguatan Karakter Generasi Muda

/ Senin, 15 Juni 2026 / 22.44.00 WIB


POSKOTASUMATERA.COM – MANDAILING NATAL – Suasana penuh khidmat dan semangat kebersamaan mewarnai pelaksanaan Pawai Obor dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal, Senin (15/6/2026) malam. Kegiatan yang diikuti berbagai elemen masyarakat tersebut menjadi simbol dimulainya tahun baru Hijriah dengan harapan lahirnya pribadi-pribadi yang lebih baik, religius, dan peduli terhadap sesama.


Keluarga besar SMA Negeri 1 Siabu turut mengambil bagian dalam kegiatan tersebut. Dipimpin langsung Kepala SMA Negeri 1 Siabu, Muhammad Arif Lubis, S.Sos., S.Pd., rombongan guru dan siswa berjalan bersama masyarakat membawa obor sebagai lambang cahaya ilmu, keimanan, dan semangat hijrah. Kehadiran sekolah dalam kegiatan keagamaan ini menunjukkan komitmen untuk membangun pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga penguatan karakter peserta didik.


Pawai Obor dihadiri oleh Camat Siabu, Kapolsek Siabu, Danramil Siabu, tokoh agama, tokoh masyarakat, para pelajar, santri, serta masyarakat dari berbagai desa di Kecamatan Siabu. Kehadiran seluruh unsur tersebut mencerminkan kuatnya sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam menjaga nilai-nilai keagamaan serta memperkuat persatuan di tengah kehidupan bermasyarakat.


Secara ilmiah, peringatan Tahun Baru Islam memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar pergantian kalender Hijriah. Momentum hijrah mengandung nilai transformasi diri, yaitu perubahan menuju perilaku yang lebih baik, peningkatan kualitas moral, disiplin, tanggung jawab, serta kepedulian sosial. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan tujuan pendidikan nasional yang menekankan pembentukan manusia yang beriman, berakhlak mulia, cerdas, dan berkarakter.


Cahaya obor yang menerangi sepanjang rute pawai juga memiliki makna simbolik. Dalam perspektif pendidikan dan budaya, obor melambangkan ilmu pengetahuan yang mampu mengusir kegelapan kebodohan sekaligus menjadi penuntun dalam menjalani kehidupan. Simbol ini mengajarkan generasi muda bahwa ilmu harus berjalan seiring dengan iman, sehingga mampu melahirkan insan yang berintegritas, toleran, dan berkontribusi positif bagi masyarakat.


Kepala SMA Negeri 1 Siabu, Muhammad Arif Lubis, menyampaikan bahwa keikutsertaan sekolah dalam Pawai Obor merupakan bagian dari upaya menanamkan nilai religius, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menumbuhkan rasa cinta peserta didik terhadap tradisi keagamaan yang sarat makna. Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi media pembelajaran nyata bagi siswa untuk mengamalkan nilai kebersamaan, gotong royong, serta menghormati warisan budaya Islam yang berkembang di tengah masyarakat.


Melalui momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, SMA Negeri 1 Siabu berharap semangat hijrah tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi inspirasi bagi seluruh warga sekolah dan masyarakat untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat persaudaraan, serta menebarkan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, tema "Hijrah untuk Berubah, Bersatu dalam Ukhuwah, dan Menebar Kebaikan untuk Sesama" dapat diwujudkan secara nyata demi terciptanya masyarakat yang maju, harmonis, dan berakhlak mulia.(PS/BERMAWI)

Komentar Anda

Terkini: