MPR meminta Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang Lawas untuk transparan dalam penggunaan anggaran perjalanan dinas tahun 2025 sebesar Rp191 Juta.
"Kami meminta kepada Kepala BPBD Padang Lawas untuk transparan dalam penggunaan perjalanan dinas, " ujar Kordinator Aksi Ali S Siregar.
Mereka juga meminta kepada Kejaksaan Negeri Padang Lawas untuk memanggil dan memeriksa Kepala BPBD kabupaten Padang Lawas Terkait perjalanan dinas, belanja jasa kebersihan, dan supir tahun 2025 sebesar Rp.80 Juta.
Mereka juga mempertanyakan anggaran Konsultan sebesar Rp1,5 Miliar, yang menurut mereka belum bisa dimanfaatkan.
Setalah membacakan pernyataan sikapnya, massa MPR diterima oleh perwakilan Kejaksaan Negeri Padang Lawas Bram Sitepu, SH.
Pihak BPBD Kabupaten Padang Lawas belum ada memberikan tanggapan atas aksi mahasiswa tersebut. Kepala BPBD Padang Lawas Adi Susandra Siregar yang akan dikonfirmasi melalui telepon WhatsApp belum berhasil, karena tidak aktif.(PS/SAHAT)