Buka Puasa dan Peringatan Nuzulul Qur’an Bertujuan Silaturahmi

/ Senin, 04 Juni 2018 / 16.23.00 WIB
Tali Asih : Bupati Labuhanbatu dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Hj Siti Awal Pangonal Harahap, Unsur Forkopimda dan Sekdakab Labuhanbatu Sedang Memberikan Bingkisan/Tali Asih Kepada Sembilan Perwakilan Alim Jlama dan Tokoh Masyarakat Dari Sembilan Mecamatan Dalam Acara Buka Puasa Bersama dan Peringatan Nuzulul Qur’an 1439 H di Pendopo Kabupaten. POSKOTA/OKTA

POSKOTASUMATERA.COM - RANTAUPRAPAT - Peringatan Nuzulul Qur’an yang dirangkai dengan AcaRa Buka Puada Bersama dengan tujuan Silaturrahmi, wajar selaku Bupati Pangonal memberikan laporan perkembangan agenda-agenda yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu dan yang akan dilakukan kepada masyarakat.

Hal itu dikatakan Bupati Labuhanbatu H Pangonal Harahap SE MSi, Jum’at (1/6) Malam dalam Peringatan Nuzulul Qur’an dan Buka Puasa Bersama di Bulan Ramadhan 1439 H di Pendopo Kabupaten, dihadiri unsur Forkopimda, Sekdakab, Kepala OPD, Camat dan Alim Ulama, Tokoh Masyarakat serta OKP.

“Bupati itu dipilih oleh masyarakat, jadi Bupati itu wajar dan pantas memberikan laporan pertanggung jawaban kepada masyarakat, selaku Kepala Daerah saya juga berkeinginan menerima masukan-masukan dan informasi dari masyarakat,” jelas Pangonal.

Lebih lanjut, Pangonal Harahap menjelaskan, bahwa Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu sekarang ini telah mendapat penilaian tentang Rumah Sakit Umum dengan Agretasi Bintang Lima, artinya untuk memperoleh bintang lima ini sangat sulit didapatkan, dan alhamdulillah Rumah Sakit kita sekarang, sebelum saya Bupati pasiennya hanya 350 orang, sekarang sudah mencapai 800 orang dan untuk mendapatkan penilaian bintang lima ini harus punya nilai 80 dan penilaiannya ini sangat sulit dan langsung dari Jakarta, alhamdulilah sekarang sudah menjadi Rumah Sakit Rujukan Nasional.

“Bagi saya, ini adalah merupakan salah satu kebanggaan dalam Pengelolaan Rumah Sakit ini, yang selama ini saya mengetahui benar bahwa Rumah Sakit ini sulit untuk dibanggakan di Labuhanbatu dan sekarang sudah bisa memenuhi syarat untuk bisa dibanggakan,” kata Pangonal.

Kemudian, tambahnya di Labuhanbatu ini telah dibuat program santunan anak yatim seluruh Labuhanbatu sebanyak 1.776 orang dan jumlah santunan itu per-orang Rp.300.000,-.

"Karena saya menganggap bahwa ketika kita memperhatikan anak yatim ini, sudah bisa dapat memberikan anak-anak yatim tersebut melaksanakan Idul fitri, demikian juga dengan honor Guru MDTA yang dulunya Rp.300.000,- atau Rp.400.000,- sekarang sudah saya tingkatkan menjadi Rp.750.000,-per-orang, artinya saya berkeinginan seluruh guru-guru MDTA ini memberikan pelajaran kepada murid-murid dengan tulus.

Dibidang infrastruktur, lanjut Pangonal menjelaskan, bahwa di daerah pantai yaitu di Desa Sei Pegantungan dan Sidomulyo dengan di Kota selisih harga sawit sudah Rp.10,- karena jalannya sudah bagus, sebelum saya Bupati, ada tujuh Desa yang belum ter-aliri listrik dan sekarang semua Desa yang ada di Labuhanbatu sudah ter-aliri listrik, ini salah satunya yang perlu kita sampaikan kepada masyarakat sebagai laporan Pertanggung Jawaban.

Kemudian, Masyarakat Rantau Utara dan Rantau Selatan tahun 2018 ini, Insya Allah seluruh jalan yang ada di Kecamatan Rantau Utara dan Rantau Selatan akan terpenuhi dengan Pengaspalan dan 97 Persen, Insya Allah anggaran untuk Tahun 2019 yang akan datang akan dialokasikan untuk ke daerah pantai atau pinggiran, agar bisa dirasakan oleh masyarakat di daerah tersebut, karena anggaran 2018 penuhkan untuk Daerah Rantau Utara dan Rantau Selatan, bukan berarti dilupakan Daerah Pantai.

Dalam kegiatan ini turut menyampaikan ucapan terima kasih yaitu tokoh masyarakat Kecamatan Bilah Hulu H Syahmenan Siregar dan Kakankemenag Labuhanbatu Drs H Sapiruddin yang ditutup dengan Ceramah Agama oleh Al Ustadz H Rendy Fitrayana LC Mhi yang mengungkapkan tentang mukzizat kebesaran Al Qur’an. (PS/OKTA)
Komentar Anda

Terkini: