PosKotaSumatera. Com. Popularitas batu akik di Tangerang Selatan (Kedaung - Serua Indah) tahun 2014-2015 sedang pada masa kejayaannya. Dan pada saat itu pelaku bisnis batu akik pun meningkat dikarenakan bisnis ini termasuk bisnis yang menjanjikan dengan hasil yang cukup menggiurkan.
Namun, seiring berjalannya waktu. Pamor batu akik kian meredup. Tak banyak lagi orang yang berbisnis Batu Akik. Dikarenakan hasil yang didapatkan dari penjualan semakin merosot seiring redupnya popularitas batu akik di Indonesia.
Hendry Wahyudiansyah (33) pemilik MENG GEMSTONS toko/lapak jual - beli batu cincin di wilayah Kedaung Jalan Aria Putra Ciputat Tangerang Selatan mengatakan sampai saat ini dia masih bertahan dan konsisten menjalani bisnis batu akik tersebut. Bahkan hendry ingin tetap melestarikan salah satu Budaya Indonesia ini. Dia berharap di tahun ini (2/1/2022) ada prospek yang baik di dalam bisnis batu akik yang ia tekuni sejak dini.dia juga berharap pemerintah setempat ikut memperhatikan bisnis batu akik yang ada di kota Tangerang Selatan.
Saat diminta menceritakan perjalanannya dalam menjalaninya bisnis tersebut ia mengatakan banyak sekali lika likunya.
"yah, kalo selama pandemi sampai sekarang ini sih enggak naik dan enggak turun kalo untuk masalah pendapatan, untuk saat ini customer saya lebih banyak ke motong batu atau ngebentuk dan ganti ring cincinnya, yaa.. saya bersyukur alhamdulillah karena cukup untuk kebutuhan dapur sama kebutuhan anak istri pun cukup",ujar Hendry.
Meng Gemstons bukan hanya menjual batu akik dan batu permata saja. Tetapi juga menjual aksesoris dan barang-barang antik lainnya.
Hendry sudah memahami batu akik dan batu permata sejak kecil, dan mulai berbisnis sebelum batu akik populer di masanya.
Dia berawal dari pasar malem hingga sekarang mempunyai lapaknya sendiri.
Menurut sudut pandang kacamata hendry setelah popularitas batu akik meredup, mayoritas konsumen yang datang ke lapaknya adalah anak muda. Tidak jarang pula orang tua pada umumnya ikut menjadi pelanggan tetap.tidak seperti sebelumnya yaitu dari seluruh element masyarakat.
Muhamad Hafiz (20) salah satu pengunjung toko/lapak mengutarakan hal senada. Ia juga ingin kondisi dan situasi sedang melanda Indonesia ini segera kembali normal.
"Saya udah cukup lama memiliki hoby ini. Salah satu alasannya kenapa saya suka sama batu akik karena cerita tentang batu akik atau batu cincin itu udah ada pada saat jaman nabi dan sahabat Nya.dan hoby ini juga ada nilai seni tersendiri" tutupnya.
(PS : Rizki/Kyo)