SUAIDI YAHYA; Melalui E-Kinerja Wujudkan Kota Lhokseumawe Clean and Good Governance

/ Sabtu, 01 Januari 2022 / 12.35.00 WIB
Walikota Lhokseumawe

● PARIWARA

POSKOTASUMATERA.COM| LHOKSEUMAWE - Melalui proses aplikasi E-Kinerja yang mulai diterapkan di Jajaran Pemerintahan Kota Lhokseumawe kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) diharapkan dapat Mewujudkan Kota Lhokseumawe dengan tata kelola Pemerintahan yang bersih dan baik (Clean and Good Governance).


Tidak hanya itu, sistem E-Kinerja juga dapat memberikan geliat demokrasi yang berlandaskan hukum, yaitu pemantapan Kinerja Pemerintah Daerah yakni upaya-upaya peningkatan sistem Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah yang meliputi penetapan kebijakan dan regulasi, pembinaan aparatur Pemerintahan Daerah, pengembangan sistem perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan pengawasan kegiatan sebagai upaya untuk mewujudkan tata pemerintahan yang baik (good governance).

Demikian dikatakan oleh Walikota Lhokseumawe, Suaidi Yahya belum lama ini di Lhokseumawe dalam rangka menyonsong kinerja pemerintahan di awal Tahun 2022 ini, agar semakin baik dan betkompeten terhadap Kinerja ASN.

Menurut Suaidi, e-Kinerja adalah salah satu aplikasi yang digunakan oleh Pemerintah Kota Banda Aceh untuk menganalisis kebutuhan jabatan dan beban kerja jabatan serta bebean kerja Satuan/Unit kerja organisasi di lingkungan Pemerintah.

Disamping tetukurnya Kualitas kerja, sambung Suaidi, E-Kinerja juga mengatur sistem terpenuhinya Analisi Jabatan (AnJab) yang disusun sebagai bahan untuk penataan kelembagaan, ketata laksanaan dan kepegawaian yang berbasis pada kinerja untuk menghasilkan Pegawai Negeri Sipil yang berdayaguna dan berhasil guna;

Bila Anjab sudah terealisasi dengan baik dan benar, maka akan terwujudnya nilai kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku; dan Anjab juga disusun sebagai pedoman dan acuan kerja bagi setiap pemangku jabatan di jajaran OPD Kota Lhokseumawe, ujarnya.

Bila terukurnya kinerja ASN, tentunya mampu memberikan penataan dan penyempurnaan struktur organisasi yang baik, mampu melihat penilaian prestasi kerja jabatan dan prestasi kerja unit, mampu mengelola sejumlah bahan penyempurnaan sistem dan prosedur kerja dan juga mampu menghasilkan sarana dalam peningkatan kinerja secara kelembagaan, tutur Suaidi Yahya.

Sementara itu, mampu menganalisis dalam penyusunan standar beban kerja jabatan /kelembagaan, penyusunan daftar susunan pegawai atau bahan penetapan eselonisasi jabatan struktural; Penyusunan rencana kebutuhan pegawai secara riil sesuai dengan kerja organisasi; Program mutasi pegawai dari unit yang berlebihan ke unit yang kekurangan.

Sedangkan dalam hal program promosi pegawai tentunya akan terlebih dahulu dikihat dari Reward and punishment terhadap unit atau pejabat yang bakal dipromosikan. Sebagai bahan pertimbangan dapat dilihat dari adanya sejumlah bahan penyempurnaan program diklat dan bahan penetapan kebijakan bagi pimpinan dalam rangka peningkatan pendayagunaan sumber daya manusia.

Suaidi berasumsi, Aplikasi e-Kinerja muncul karena adanya kebutuhan setiap aparatur instansi pemerintah untuk mengisi LKH (Lembar Kerja Harian). Metode pengisian pekerjaan harian secara manual (menggunakan buku) dinilai tidak efektif dan efisien.

Sebagai solusi atas permasalahan itu maka muncullah ide untuk membuat aplikasi sederhana yang dinamakan Aplikasi e-Kinerja. Namun seiring bertambahnya kebutuhan organisasi dan tuntutan Reformasi Birokrasi serta perkembangan teknologi informasi, saat Pemko Banda Aceh telah memanfaatkan Aplikasi e-Kinerja sebagai salah satu instrumen utama untuk mendukung pencapaian target tersebut, maka Kota Lhokseumawe juga siaga selalu menerapkan aplikasi ini yang dinilai sangat bagus dan terukur terhadap sejumlah meningkatkan produkfitas kinerja pegawai.

Sehingga capaian atau target yang diharapkan adalah dapat mewujudkan Kota Lhokseumawe yang tentram, tertib, damai dan bersatu, adalah penciptaan lingkungan yang kondusif dengan memantapkan kemitraan antara masyarakat, Pemerintah Daerah dan aparat penegak hukum sehingga mampu melindungi dan mengayomi masyarakat, mencegah tindak kejahatan, dan menuntaskan tindak kriminalitas, sebut Walikota Lhokseumawe, Suaidi Yahya.


Komentar Anda

Terkini: