POSKOTASUMATERA.COM – TAPSEL – Suasana penuh semangat menyelimuti Desa Bandar Hapinis, Kecamatan Muara Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sabtu (20/9/2025). Sejak pagi, warga dari berbagai usia, mulai dari anak-anak, pemuda, hingga orang tua, bergotong royong membersihkan lingkungan dalam rangka memperingati World Clean Up Day (WCD) 2025. Tawa riang anak-anak bercampur dengan suara sapu lidi dan cangkul, menciptakan harmoni gotong royong yang begitu hangat.
Turut hadir Camat Muara Batangtoru, Sonita Wardah Nasution, SSTP, bersama jajaran Kantor Camat, Kabag Kesra Ainul Bahri, Kepala Dinas Perizinan Satu Pintu, serta Kepala Desa Bandar Hapinis Muslim Nasution. Kebersamaan antara pejabat dan masyarakat tampak tanpa sekat—mereka saling bahu-membahu memungut sampah, membersihkan parit, hingga menata kembali lingkungan desa.
Bagi sebagian warga, kegiatan ini bukan hanya tentang kebersihan, melainkan juga kesempatan mempererat silaturahmi. “Kalau gotong royong seperti ini, rasanya lebih dekat dengan tetangga. Kita jadi saling peduli dan sama-sama menjaga desa tetap nyaman,” ujar salah seorang warga dengan senyum lebar.
Keikutsertaan anak-anak sekolah juga menjadi pemandangan menarik. Dengan tangan kecil mereka, mereka memungut plastik dan botol bekas sambil bercanda dengan teman-temannya. Pemandangan ini menjadi pelajaran nyata bahwa kepedulian terhadap lingkungan perlu ditanamkan sejak dini, bukan hanya lewat buku pelajaran, melainkan melalui pengalaman langsung.
Camat Muara Batangtoru, dalam sambutannya, mengingatkan bahwa menjaga kebersihan harus menjadi kebiasaan sehari-hari, bukan sekadar seremoni tahunan. “Kalau lingkungan bersih, hidup kita juga lebih sehat. Mari kita jadikan budaya gotong royong ini bagian dari kehidupan sehari-hari,” pesannya, yang langsung disambut tepuk tangan warga.
Di balik keringat dan lelah, tersimpan rasa bangga. Gotong royong ini seakan menghidupkan kembali nilai kebersamaan yang menjadi identitas bangsa Indonesia. Setiap tumpukan sampah yang berhasil dikumpulkan seolah menjadi simbol kecil perjuangan bersama dalam menjaga bumi tetap layak huni.
Melalui World Clean Up Day 2025, masyarakat Muara Batangtoru membuktikan bahwa kepedulian terhadap lingkungan bisa lahir dari hal sederhana: saling membantu dan bekerja sama. Lebih dari sekadar bersih-bersih, kegiatan ini menghadirkan kebersamaan yang hangat, rasa memiliki, dan harapan agar anak cucu kelak mewarisi bumi yang lebih sehat dan hijau.(PS/BERMAWI)


