Di beberapa titik, Bupati menemukan medan yang sangat rawan, sehingga penanganan segera diperlukan agar distribusi kebutuhan pokok, layanan pendidikan, kesehatan, serta mobilitas warga dapat kembali normal.
Hingga saat ini, desa tersebut bahkan masih mengalami pemutusan jaringan listrik total. Sebagai solusi sementara, Pemkab Humbahas telah menyalurkan satu unit Starlink sebagai sarana komunikasi warga.
Perjalanan menuju desa tidak mudah. Dari Desa Sampetua, rombongan harus menempuh hampir dua jam perjalanan berat, melewati jalur hutan, menyeberangi sungai, dan melintasi area persawahan yang licin.
Kondisi jalan yang rusak parah memaksa rombongan mengambil jalur alternatif yang hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki. Dua unit alat berat telah digerakkan untuk membuka jalur baru serta membersihkan lumpur bercampur bebatuan.
Bagian sungai menjadi titik hambatan utama. Untuk mengatasi hal ini, Pemkab Humbahas tengah mempersiapkan pemasangan jembatan bailey sebagai solusi darurat sehingga aliran sungai dapat dilintasi dengan aman.
Jembatan tersebut akan menjadi akses sementara sambil menunggu pembangunan jalan permanen. Bupati menegaskan bahwa pemasangan jembatan dan pembukaan jalur alternatif akan menjadi prioritas utama, agar desa tidak lagi terputus.
Sesampainya di desa, Bupati berdialog langsung dengan masyarakat serta menggelar doa bersama. Dalam pertemuan itu, ia menegaskan bahwa pemerintah akan hadir di tengah warga, memastikan percepatan penanganan darurat mulai dari penyaluran bantuan hingga pembukaan akses yang lebih memadai.
Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan telah melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah provinsi, untuk mempercepat penanganan pasca bencana.
“Berkat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, kita telah memperoleh fasilitas jembatan bailey sebagai penghubung sementara. Harapan kita, jembatan ini segera dipasang agar manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” ujar Bupati.
“Saya mohon doa dan kerja sama seluruh masyarakat, agar kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi dengan baik. Terutama kepada warga Desa Batu Nagodang Siatas, mari kita bergotong-royong mendukung seluruh proses pembangunan pasca bencana ini,” tambahnya.
Dengan langkah-langkah darurat yang terus dipercepat, Pemkab Humbahas menegaskan komitmennya memastikan akses desa kembali pulih dan aktivitas warga dapat berjalan normal kembali. (PS/BN)

