Lamhot Hendra Xverius Situmorang, memaparkan bahwa PLN sejak hari pertama bencana langsung turun ke lapangan untuk memperbaiki jaringan listrik yang terdampak. Meski upaya awal sempat terkendala oleh cuaca ekstrem, PLN memastikan jalur sentral kini telah kembali berfungsi.
Namun demikian, sejumlah wilayah desa yang berada di titik-titik longsor masih membutuhkan penanganan lanjutan. Untuk memenuhi kebutuhan darurat, PLN membawa tiga unit genset yang segera dipasang di daerah yang belum dapat dijangkau pasokan listrik. Selain itu, melalui program PLN Peduli, perusahaan juga menyalurkan bantuan sembako bagi warga terdampak.
-
SitaponganPerbaikan dilakukan hingga pukul 23.00 WIB malam sebelumnya, dan PLN optimis pemulihan dapat tuntas hari ini.
-
Sanggaran. I , Kecamatan SijamapolangPLN telah melakukan survei bersama camat, dan perbaikan pada satu unit trafo ditargetkan selesai hari ini.
-
Batunagodang SiatasAkses jalan masih terputus akibat longsor. PLN menunggu jalur dibuka untuk membawa peralatan perbaikan ke lokasi.
-
Aek Riman dan HauagongJalur Doloksanggul–Pakkat tidak dapat dilalui kendaraan lebih dari 4 ton, sehingga PLN akan menggunakan jalur alternatif Parlilitan dengan dua unit truk fuso. Pekerjaan diperkirakan memakan waktu 2–4 hari.
-
SitonongPerbaikan akan dilakukan setelah jalur utama Hauagong–Aek Riman selesai dibuka.
Bupati Humbang Hasundutan menyampaikan penghargaan kepada PLN atas respons cepat dan dukungan nyata bagi masyarakat yang terkena dampak bencana.
“Beberapa wilayah masih mengalami listrik padam. Kehadiran PLN di lapangan sangat berarti dalam mempercepat pemulihan dan meringankan beban masyarakat. Dengan sinergi pemerintah, PLN, pemangku kepentingan, dan masyarakat, kita dapat melalui masa sulit ini bersama-sama,” ujar Bupati.
Ia juga mengingatkan bahwa Kabupaten Humbang Hasundutan masih berada dalam status tanggap darurat bencana selama tujuh hari, yang akan berakhir pada 10 Desember 2025. (PS/BN)

