![]() |
| Foto : Salah satu bangunan MCK Sekolah Dasar dikerjakan secara tambal sulam di Kec STM Hulu. |
POSKOTASUMATERA.COM- DELISERDANG- Proyek pembangunan MCK (mandi, cuci, kakus) sejumlah Sekolah Dasar di Kecamatan STM Hulu, menuai sorotan dari elemen masyarakat.
Pasalnya, proyek MCK tidak dilengkapi papan informasi proyek (plank proyek) dan dikerjakan secara tambal sulam, sehingga kuat dugaan sarat Korupsi dan hanya menguntungkan sekelompok pihak.
Dari sumber yang berkembang dilapangan proyek MCK Sekolah Dasar di Kecamatan STM Hulu, SD Batu Ganaan, SD Sibunga Bunga, SD Liang Pematang, adalah proyek dari Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Deli Serdang yang dikerjakan satu rekanan.
Mirisnya, Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (Citaru) Kabupaten Deli Serdang melalui Kabid Gedung Ari Martiansyah ST yang disebut selaku PPTK (panitia pelaksana teknis kegiatan) bungkam saat dikonfirmasi wartawan.
Pesan singkat Whatsapp dan telepon yang ditujukan ke nomornya tidak di gubris, memunculkan dugaan adanya kongkalikong antara Dinas Citaru DS dan pihak rekanan yang mengerjakan proyek MCK tersebut.
Terkait hal ini ketua Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Deli Serdang Haris Harahap, melalui Wakil Ketua Pujian Tarigan, dengan tegas meminta Kejaksaan Negeri Deli Serdang dan BPK melakukan audit terkait pelaksanaan proyek MCK Sekolah di Kecamatan STM Hulu tersebut.
"Harus di audit proyek ini, kita sangat mengapresiasi perhatian bapak Bupati ke kecamatan STM Hulu soal pembangunan, tapi terhadap rekanan yang nakal harus diberi tindakan" tegas Pujian didampingi Investigasi JPKP DS Herianto Sembiring, S.Kom.
Pantauan dilapangan, terlihat bangunan MCK SD 102006 Batu Ganaan Desa Tiga Juhar Kecamatan STM Hulu, dikerjakan tanpa plank proyek dan hanya dilakukan secara tambal sulam, MCK lama di rehap dan di cat agar terlihat menarik saat dibuat dokumentasi.(PS/HS)
